26 April 2026
1706882506

Pemprov Sumut Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor. Keputusan ini diambil oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang memperpanjang status tersebut selama satu pekan ke depan hingga 31 Desember 2025. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 188.44/906/KPTS/2025.

Langkah ini diambil karena skala kerusakan yang masih luas serta kondisi warga terdampak yang masih membutuhkan asistensi penuh dari pemerintah dalam proses pemulihan. Dengan perpanjangan masa tanggap darurat ini, diharapkan dapat memastikan bahwa semua kebutuhan masyarakat terpenuhi secara optimal.

Fokus pada Mitigasi dan Pemulihan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil evaluasi mendalam yang dilakukan pada 23 Desember lalu. Menurutnya, meski intensitas bencana mulai terkendali, proses penanganan pascabencana justru memasuki fase krusial.

“Perpanjangan ini bukan berarti bencananya yang terus berlanjut, melainkan fokus pada percepatan penanganan dan mitigasi di lapangan. Kami ingin memastikan tidak ada korban yang terabaikan dalam proses transisi ini,” tegas Erwin saat memberikan keterangan di Medan, Kamis (25/12/25).

Fasilitas Logistik Tetap Siaga

Ini merupakan kali kedua masa tanggap darurat diperpanjang. Sebelumnya, Pemprov Sumut telah menetapkan fase darurat pada periode 27 November hingga 24 Desember dalam dua tahap. Dengan adanya instruksi terbaru ini, seluruh perangkat daerah diminta tetap berada dalam posisi siaga.

Beberapa poin penting terkait perpanjangan status ini meliputi:

  • Aktivasi Posko Utama:

    Seluruh pos komando tetap beroperasi penuh hingga sepekan ke depan.

  • Gudang Logistik:

    Gedung Serbaguna Pemprov tetap difungsikan sebagai pusat penerimaan dan penyaluran bantuan.

  • Fokus Kerja:

    Tim gabungan akan memprioritaskan evakuasi lanjutan (jika diperlukan), pelayanan kesehatan, hingga perbaikan infrastruktur darurat di lokasi terdampak.

“Kami ingin memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran. Logistik di Gedung Serbaguna tetap kita siagakan untuk menyuplai kebutuhan warga di berbagai titik bencana,” tutup Erwin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *