Dewa News -.CO.ID – JAKARTA
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan pada perdagangan terakhir sebelum libur panjang Nyepi dan Lebaran. Pada Selasa (17/3/2026), IHSG naik 84,55 poin atau 1,20% menjadi 7.106,84 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Beberapa analis memberikan rekomendasi teknikal untuk saham-saham tertentu yang akan diperdagangkan pada Rabu (25/3/2026). Berikut adalah potensi pergerakan saham yang bisa menjadi pertimbangan:
1. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)
Saham SSIA ditutup menguat 4,68% pada hari Selasa (17/3) dengan harga Rp 1.230. Secara teknikal, SSIA masih berada dalam tren bearish dan belum menunjukkan tanda-tanda perubahan arah. Namun, untuk trading jangka pendek, ada peluang menarik setelah rebound dari support trendline dan menembus resistance minornya pada level 1185. Jika saham tetap berada di atas level tersebut, ada kemungkinan untuk menuju resistance berikutnya pada 1300–1380.
Rekomendasi: Buy
Support: Rp 1.160
Resistance: Rp 1.300
Analisis oleh: Reza Diofanda, BRI Danareksa Sekuritas
2. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Saham MBMA ditutup naik 2,19% menjadi Rp 700 pada hari Selasa (17/3). Kenaikan disertai dengan volume pembelian yang meningkat, sehingga pergerakannya mampu bertahan di atas MA60. Diperkirakan, posisi MBMA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave B.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 650
Resistance: Rp 750
Analisis oleh: Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas
MBMA Chart
by TradingView
3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Saham BBCA ditutup naik 0,37% menjadi Rp 6.775 pada hari Selasa (17/3). BBCA diperkirakan akan mengalami rebound dan tetap berada dalam struktur internal jika support Fibonacci di 6600 tetap bertahan. Jika terjadi penembusan terhadap level tersebut, maka peluang BBCA melanjutkan tren turun menuju target eksternal di 6125. Indikator MACD menunjukkan kondisi netral. Rekomendasi untuk hold atau buy on weakness pada rentang harga Rp 6.600 – Rp 6.700, dengan target harga terdekat di Rp 7.375.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 6.600
Resistance: Rp 7.375
Analisis oleh: Ivan Rosanova, Binaartha Sekuritas