26 April 2026
1000377386.jpg

Penyebab Keterlambatan Aplikasi Perpajakan Coretax

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan alasan mengapa aplikasi perpajakan Coretax sering kali mengalami keterlambatan dan menjadi keluhan masyarakat. Menurutnya, aplikasi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, baik dari segi desain maupun masalah teknis yang membuat wajib pajak kesulitan dalam penggunaannya.

“Di Coretax tiba-tiba ada laporan lagi bahwa itu ‘muter-muter’. Padahal sebelumnya sudah hilang (masalahnya). Rupanya di tempat kita ada yang nakal,” ujar Purbaya saat berada di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa ada pihak internal yang bekerja sama dengan vendor lama yang sebelumnya telah diberhentikan karena layanan yang lambat. “Ada yang kontrak dengan satu vendor yang sudah kita berhentikan karena lelet service-nya, dimasukkan lagi diam-diam,” tambahnya.

Kondisi ini menyebabkan Coretax kembali mengalami keterlambatan, meskipun sebelumnya telah diperbaiki. Purbaya menegaskan bahwa praktik seperti ini merugikan administrasi perpajakan dan juga wajib pajak. “Nih Sekarang mereka tidak mengaku siapa yang memasukin. Nanti saya akan periksa lagi siapa yang memasukin vendor itu. Kita akan tindak,” tegasnya.

Purbaya berjanji akan segera menindak tegas anak buah yang bersalah. Langkah ini diharapkan bisa mengembalikan Coretax ke kinerja yang optimal dan aman bagi publik.

Desain Coretax yang Dianggap Rumit

Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan bahwa desain dari Coretax tergolong aneh. Menurutnya, Coretax justru menyulitkan masyarakat dalam penggunaannya. Seharusnya, aplikasi tersebut dibuat sederhana agar mudah diakses oleh publik.

“Coretax itu desainnya agak aneh. Harusnya kan ketika baru, dibuat langsung interface dengan masyarakat biar gampang. Rupanya dibuat agak rumit, supaya di tengahnya ada aplikasi interface. Ini ada yang menjual ke perusahaan-perusahaan besar,” jelasnya.

Menurut Purbaya, kerumitan dalam tampilan Coretax akan segera dibenahi. Namun, pembenahan ini akan dilakukan secara bertahap. “Kita amankan dulu semua Coretax yang ada hambatan-hambatan itu, habis itu saya bersihkan ruang interface yang sengaja diciptakan itu,” ujarnya.

Tindakan yang Dilakukan untuk Memperbaiki Coretax

Purbaya menekankan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi terhadap semua sistem yang ada di Coretax. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi pihak yang mengganggu proses penggunaan aplikasi tersebut.

Selain itu, ia juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Dengan peningkatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih nyaman dalam menggunakan aplikasi perpajakan Coretax.

Masa Depan Coretax

Dalam beberapa waktu ke depan, Purbaya akan terus memantau perkembangan Coretax dan memberikan arahan kepada seluruh pihak terkait. Ia berharap, dengan adanya perbaikan dan tindakan tegas, Coretax dapat kembali menjadi aplikasi yang efisien dan mudah digunakan oleh masyarakat.

Tidak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sistem perpajakan. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih percaya dan yakin terhadap layanan yang diberikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *