Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Kenangan dari Masa Kuliah
Isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Dengan semakin banyaknya isu yang muncul, beberapa teman seangkatan Jokowi dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) mulai berbicara, mengungkap kenangan-kenangan lama yang berkaitan dengan masa studinya.
Salah satu tokoh yang muncul adalah Andi Pramaria, alumnus Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 yang kini tinggal di Nusa Tenggara Barat. Ia mengaku sangat mengenal Jokowi sejak awal masuk kuliah hingga prosesi wisuda. Menurut Andi, mereka satu angkatan dan lulus bersama. “Kami satu angkatan, masuk dan lulus bersama,” ujar Andi dalam sebuah wawancara televisi yang kini kembali viral.
Dari pengalamannya, Andi menjelaskan bahwa angkatan 1980 Fakultas Kehutanan UGM terdiri dari 88 mahasiswa. Mayoritas dari mereka adalah laki-laki, hanya delapan di antaranya perempuan. Pada semester awal, seluruh mahasiswa mengikuti sistem paket, yaitu duduk di kelas yang sama dan menempuh mata kuliah yang seragam tanpa adanya pembagian minat atau spesialisasi.
Setelah itu, jalur akademik mulai bercabang. Mahasiswa diberi kesempatan untuk memilih mata kuliah sesuai dengan ketertarikan mereka. Dari sinilah, kata Andi, arah Jokowi mulai terlihat berbeda. Ia lebih tertarik pada mata kuliah yang berkaitan dengan teknologi kayu—seperti struktur, sifat, dan pengolahannya. Sementara itu, Andi sendiri menekuni bidang perbenihan.
“Bukan jurusan dalam arti formal, tapi peminatan. Itu yang nanti jadi dasar skripsi,” ujar Andi. Menurutnya, perbedaan fokus ini wajar dan lazim di Fakultas Kehutanan saat itu.
Pada tahun 1985, Andi dan Jokowi sama-sama diwisuda. Beberapa foto lama kembali beredar belakangan ini. Di beberapa di antaranya, Jokowi tampak berkacamata—detail kecil yang kini justru ikut diseret dalam pusaran polemik.
Soal kacamata itulah Andi menyimpan satu kenangan personal. Beberapa tahun lalu, ketika Jokowi masih menjabat presiden, Andi diundang ke Istana Negara. Dalam pertemuan itu, ia memberanikan diri bertanya langsung.
“Saya bilang, Pak Presiden, dulu pakai kacamata, sekarang kok tidak,” kata Andi menirukan pertanyaannya. Jawaban Jokowi, menurut Andi, sederhana dan tanpa penjelasan medis. Jokowi mengaku tak tahu persis apa yang terjadi pada matanya. Ia hanya merasakan bahwa penglihatannya kini jelas meski tanpa kacamata.
“Katanya, membaca juga sudah jelas,” ujar Andi.
Cerita tentang kacamata ini mungkin terdengar sepele. Namun di tengah tudingan yang menyasar riwayat pendidikan Jokowi, detail-detail kecil justru menjadi alat tafsir publik. Ingatan para kawan lama, seperti Andi, kini ikut dipanggil—bukan hanya untuk mengonfirmasi dokumen, tetapi untuk menegaskan bahwa Jokowi pernah ada di ruang kelas yang sama, menjalani hari-hari kuliah seperti mahasiswa lain.
Kenangan Bersama di Bangku Kuliah
Selain soal kacamata, Andi juga mengingat beberapa momen lain yang terjadi saat mereka masih kuliah. Misalnya, bagaimana Jokowi dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul. Ia sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya, baik dalam aktivitas akademik maupun non-akademik.
Menurut Andi, Jokowi tidak terlalu menonjol dalam hal prestasi akademik. Namun, ia memiliki semangat yang tinggi dan selalu berusaha memenuhi tugas-tugas yang diberikan. Hal ini membuatnya dianggap sebagai contoh yang baik oleh banyak teman seangkatannya.
Andi juga menyebutkan bahwa Jokowi tidak pernah menunjukkan sikap arogan atau sombong, meskipun ia terkenal sebagai salah satu siswa yang cukup aktif dalam kegiatan organisasi. Bahkan, ia sering kali menjadi pemimpin dalam diskusi kelompok atau proyek kelompok.
Di samping itu, Andi juga mengingat betapa pentingnya hubungan antara Jokowi dan teman-temannya. Mereka saling mendukung dan saling mengingatkan dalam segala hal. Ini menjadi bukti bahwa Jokowi tidak hanya dikenal sebagai seorang pejabat negara, tetapi juga sebagai seseorang yang memiliki hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya.
Kesimpulan
Dari berbagai cerita dan kenangan yang dibagikan oleh Andi dan kawan-kawan seangkatannya, terlihat bahwa Jokowi memang pernah menjalani masa kuliah seperti mahasiswa biasa. Meskipun ada isu-isu yang muncul, kenyataannya adalah bahwa Jokowi memiliki riwayat pendidikan yang jelas dan dapat dikonfirmasi oleh rekan-rekannya.