Dewa News – JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Planalto, Brasilia, pada hari Rabu, (9/7).
Pada pertemuan tersebut, dua pemimpin negara menyampaikan inisiatif untuk memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk militer.
“Kami juga berkeinginan untuk meningkatkan pelatihan personel militer bersama serta kerja sama teknologi dalam sistem rudal dan kapal selam,” ujar Presiden dalam pernyataan resminya, Kamis (10/7).
Tidak hanya itu, Indonesia juga berkeinginan untuk menjalin kerja sama nyata dengan Brasil, khususnya di bidang pertanian dan energi bersih.
“Brasil memberikan contoh yang luar biasa dalam penggunaan bahan bakar bio dan inovasi di sektor pertanian. Produktivitas Brasil sangat menakjubkan, dan kami ingin mempelajari pengalaman tersebut,” kata Presiden Prabowo.
Di bidang transisi energi, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah Brasil merespons positif rencana Indonesia mengirimkan lebih banyak tim teknis untuk meneliti teknologi dan peningkatan di sektor pertanian serta pengembangan sumber daya energi baru.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan komitmen Indonesia untuk mencapai 100% energi terbarukan dalam jangka waktu 10 tahun mendatang.
Tujuan utamanya adalah 2040, namun para ahli saya menyatakan bahwa kita mampu mencapainya jauh lebih cepat. Sekali lagi, kita melihat keberhasilan Brasil dalam mengembangkan bahan bakar bio. Saya percaya kami berkomitmen untuk terus berkembang seperti yang telah dicapai Brasil,” kata Presiden Prabowo.
Prabowo juga menyatakan bahwa ketahanan dan kemandirian pangan merupakan salah satu aspek yang sangat penting bagi Indonesia.
Selain itu, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia menganggap program Brasil sebagai contoh yang menginspirasi dalam mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi anak.
“Kami saat ini sedang menjalankan program besar dalam menyediakan makanan bergizi gratis untuk anak-anak dan ibu hamil di Indonesia, dengan target sebanyak 82,9 juta porsi per hari pada Desember 2025,” katanya.
Selanjutnya, Prabowo menyampaikan bahwa kerja sama bilateral akan diperluas melalui peran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia.