19 April 2026
InShot_20250111_212418962

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, menekankan pentingnya penguatan parlemen sebagai dasar tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pernyataan ini disampaikannya dalam diskusi bertema “Good Governance dan Good Parliamentary Practice” yang diselenggarakan oleh Majelis Parlemen Asia (Asian Parliamentary Assembly/APA), di Baghdad, Irak, Minggu (12/1).

“Parlemen sejatinya merupakan lembaga yang mendasari tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sebab dalam konteks negara demokrasi, suatu kebijakan nasional dapat dikatakan benar-benar merepresentasikan kepentingan publik apabila dalam perumusannya terdapat peran serta parlemen,” kata Mardani dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Ia menekankan pentingnya parlemen dalam merumuskan legislasi, melakukan pengawasan, menentukan anggaran, serta menerima aduan masyarakat. Oleh karena itu, peran parlemen harus diperkuat. Salah satu cara untuk memperkuat peran parlemen adalah dengan menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lain, seperti institusi parlemen internasional semacam Inter-Parliamentary Union (IPU).

Selain itu, Mardani menekankan pentingnya good parliamentary practice untuk mengimbangi good governance. Misalnya, dengan meningkatkan keterbukaan dan akses informasi kepada publik yang ingin mengetahui lebih jauh tentang proses pelaksanaan tugas-tugas parlemen. “Keterlibatan parlemen telah menjadi bagian yang integral dan juga sebagai elemen kunci dalam filosofi pemerintahan terbuka, dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel sesuai semangat demokrasi,” tuturnya.

Diskusi “Good Governance dan Good Parliamentary Practice” merupakan dua dari delapan tema rancangan resolusi yang dibahas pada Sidang Komisi Politik APA di Baghdad, Irak. Sidang tersebut dihadiri oleh perwakilan-perwakilan dari parlemen negara-negara anggota APA seperti Turki, Iran, Pakistan, Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab, Rusia, dan Pakistan untuk mendiskusikan persoalan-persoalan regional yang dianggap penting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *