19 April 2026
tangsel-masih-punya-tiang-listrik-di-tengah-jalan-1_169.jpeg

Penyesuaian Pasokan Listrik di Aceh Tengah dan Bener Meriah

PT PLN (Persero) akan melakukan penyesuaian pasokan listrik atau manajemen beban di wilayah Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah pada Sabtu (31/1/2026) atau Minggu (1/2/2026) pukul 08.00–16.00 WIB. Penyesuaian ini dilakukan seiring pekerjaan pemasangan tower darurat pada jalur transmisi 150 kV Bireuen–Takengon Line #2 di Desa Pondok Balik, Kabupaten Aceh Tengah, yang terdampak sink hole atau lubang longsor.

Tower SUTT Nomor 76 dipindahkan sekitar lebih kurang 150 meter dari lokasi rawan bencana agar sistem kelistrikan tetap aman dan pasokan listrik masyarakat tetap terjaga. Pekerjaan ini melibatkan tim PT 3B Sumatera sebanyak 80 personel dan termasuk dalam langkah cepat PLN. Yakni untuk mengamankan sistem transmisi, memulihkan area terdampak, sekaligus memastikan gangguan listrik seminimal mungkin.

Tim Siap Beroperasi

Abdurahman selaku TL Asesmen, Diagnosa dan Pengelola Data UPT Banda Aceh, menjelaskan bahwa titik sink hole yang terjadi di area transmisi, khususnya di Tower 76 pada jalur Bireuen–Peusangan, membutuhkan tindakan cepat dari tim lapangan. Sebanyak 80 personel telah disiapkan untuk memulihkan sistem transmisi dan meminimalkan dampak pada pasokan listrik bagi masyarakat.

“Kami melaporkan dari titik sink hole yang sudah terjadi di area transmisi, khususnya penghantar Bireuen–Peusangan, yaitu di Tower 76. Tim PT 3B Sumatera telah menyiapkan 80 personel untuk mengamankan sistem transmisi pada tanggal 31 Januari 2026, dan kami upayakan semaksimal mungkin dalam recovery bencana sink hole ini,” jelas Abdurrahman.

Kelistrikan Tetap Menyala di Malam Hari

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana (MUP-3) Lhokseumawe, Husni menekankan bahwa tim transmisi bekerja cepat untuk mengamankan kelistrikan di area Bener Meriah dan Aceh Tengah. Pemasangan tower darurat dijadwalkan berlangsung pada tanggal 31 Januari 2026, dan pemadaman listrik hanya dilakukan pada siang hari.

Husni menambahkan, kelistrikan di Aceh Tengah dan Bener Meriah akan tetap menyala pada malam hari dan akan disuplai secara normal agar masyarakat tidak terdampak terlalu lama. “Karena ini pekerjaan pemeliharaan, beberapa pemadaman akan dilaksanakan di siang hari. Kami harapkan masyarakat tidak perlu risau, karena kelistrikan malam hari tetap akan kami maksimalkan dan akan menyala sampai besok harinya,” kata Husni.

Upaya PLN dalam Menghadapi Bencana

PLN memastikan langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik dan mengantisipasi potensi bencana di jalur transmisi. Sehingga gangguan listrik hanya bersifat sementara dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang optimal.

Rencana Operasional dan Koordinasi

Tim PLN juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan operasional yang lancar. Dengan adanya penyesuaian pasokan listrik, masyarakat diharapkan dapat tetap menjalani aktivitas sehari-hari tanpa terganggu terlalu lama. Selain itu, PLN juga terus memantau kondisi jalur transmisi untuk menghindari kemungkinan bencana lanjutan.

Pemindahan Tower SUTT Nomor 76 adalah salah satu langkah strategis yang dilakukan oleh PLN guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan. Dengan adanya tower darurat, risiko kerusakan pada infrastruktur transmisi bisa diminimalkan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *