25 April 2026
Dedi-Kepala-BPBD-Pangkalpinang-neee.jpg

Daerah Rawan Banjir di Kota Pangkalpinang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang mencatat sebanyak 25 kelurahan yang masuk kategori rawan banjir, terutama pada musim penghujan dan periode cuaca ekstrem. Dari jumlah tersebut, 17 kelurahan diklasifikasikan sebagai kawasan rawan banjir kelas tinggi, sementara 8 kelurahan lainnya masuk kelas rendah.

Selain pendataan per kelurahan, BPBD juga mengidentifikasi 30 titik koordinat rawan banjir yang tersebar di berbagai kecamatan di Pangkalpinang. Titik-titik ini kerap mengalami genangan ketika hujan deras terjadi bersamaan dengan pasang air laut atau limpasan air dari hulu.

Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dinamika cuaca yang tidak menentu. Terlebih ketika sejumlah wilayah di Sumatra, mulai dari Aceh hingga Sumatra Barat, sedang dilanda bencana banjir bandang.

“Cuaca ekstrem membuat risiko bencana meningkat. Kita melihat beberapa daerah di Sumatra sedang menghadapi banjir bandang. Pangkalpinang tentu tetap bersiaga walaupun kita berharap kondisi seperti itu tidak terjadi di daerah kita,” ujar Dedi kepada Dewa News -, Selasa (2/12/2025).

Dedi mengimbau masyarakat Pangkalpinang untuk tetap berhati-hati ketika hujan terjadi dalam durasi panjang, terutama warga yang tinggal di kelurahan dengan tingkat kerawanan tinggi. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi sekitar, menjaga kebersihan lingkungan, dan segera melaporkan jika terjadi potensi bahaya.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar waspada. Jangan menunggu hingga air meninggi. Jika ada potensi berbahaya atau genangan tidak biasa, segera laporkan,” tegasnya.

Di tengah kondisi cuaca yang berubah cepat, BPBD memastikan seluruh personel tetap siaga penuh. Tim reaksi cepat (TRC) disiagakan untuk merespons laporan masyarakat selama 24 jam.

“BPBD Pangkalpinang selalu dalam posisi siaga. Apalagi di musim cuaca ekstrem seperti ini. Kami siap melakukan penanganan cepat jika terjadi potensi bencana,” tambah Dedi.

BPBD juga menyediakan hotline siaga bencana untuk warga yang membutuhkan pertolongan atau ingin melaporkan kondisi darurat. Hotline BPBD Pangkalpinang: 0811-7161 -000.

Nomor hotline tersebut dapat dihubungi kapan saja untuk mendapatkan bantuan darurat. Dedi menekankan bahwa jalur komunikasi ini dibuat agar penanganan dapat dilakukan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

“Warga bisa menghubungi hotline Tanggap Tangkas Tangguh di 0811-7161-000. Jangan ragu untuk melapor kalau terdampak cuaca ekstrem,” ujarnya.

BPBD berharap kondisi cuaca ekstrem saat ini tidak menimbulkan bencana besar di Pangkalpinang. Namun, kewaspadaan dan kesiapsiagaan tetap menjadi kunci untuk meminimalkan risiko.

Langkah-Langkah Pencegahan Banjir di Kota Pangkalpinang

Untuk mengurangi risiko banjir, BPBD Kota Pangkalpinang telah melakukan berbagai langkah pencegahan, antara lain:

  • Melakukan pemetaan daerah rawan banjir secara berkala.
  • Mengadakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang cara menghadapi banjir.
  • Memastikan saluran air dan drainase dalam kondisi baik.
  • Menyediakan alat-alat pelengkap seperti pompa air dan perahu karet untuk operasi penyelamatan.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan Bencana

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah bencana. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat:

  • Menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air dan tempat pembuangan sampah.
  • Tidak membuang sampah sembarangan, terutama di area yang dekat dengan sungai atau saluran air.
  • Mengikuti informasi cuaca dan peringatan dini dari BPBD.
  • Segera melaporkan kondisi darurat ke BPBD atau nomor hotline yang tersedia.

Informasi Kontak Darurat

Jika terjadi keadaan darurat akibat cuaca ekstrem, masyarakat dapat menghubungi:

  • Nomor hotline BPBD: 0811-7161-000
  • Kantor BPBD Kota Pangkalpinang:

Kesimpulan

Dengan adanya daerah rawan banjir di Kota Pangkalpinang, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan siap menghadapi ancaman banjir. BPBD akan terus berupaya meminimalkan risiko bencana dengan berbagai langkah pencegahan dan penanggulangan. Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan BPBD untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *