25 April 2026
IMG-20230110-WA0048-01.jpeg

Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam Melestarikan Lingkungan dan Ketahanan Pangan

Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan melalui aksi nyata di Bendungan Meninting, pada hari Kamis, 27 November 2025.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi tindakan nyata yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam menjaga kondisi lingkungan,” ujar Bupati LAZ. “Kami ingin memastikan bahwa Bendungan Meninting tidak hanya berfungsi sebagai sumber air untuk irigasi dan pengendalian banjir, tetapi juga menjadi ruang hijau yang hidup, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.”

Dalam kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon dan penebaran 25.000 bibit ikan tersebut, Bupati LAZ kembali menekankan pentingnya menjaga ekosistem perairan.

“Penebaran benih ikan harus disertai kesadaran bersama untuk tidak merusak ekosistem. Praktik pengeboman ikan tidak boleh terjadi di kawasan ini,” tegasnya.

Bupati juga menjelaskan potensi ganda dari Bendungan Meninting sebagai infrastruktur strategis dan calon destinasi wisata.

“Selain berfungsi untuk irigasi dan suplai air minum sebesar 150 liter per detik, kawasan ini layak dikembangkan sebagai ruang hijau dan wisata. Bahkan, area BWS bisa dikelola lebih lanjut dan memiliki potensi besar sebagai sumber PNBP,” ungkapnya.

Dalam momentum Hari Bhakti PUPR ke-80, Bupati memberikan arahan khusus kepada Dinas PUPR Lobar.

“PUPR harus bekerja secara profesional dalam menyiapkan infrastruktur. Selesaikan proyek prioritas dasar sesuai kemampuan daerah, sementara proyek besar akan kita dorong ke pusat,” ujar LAZ.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Lobar, Ahad Legiarto, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga keberlanjutan sumber air bagi petani.

“Partisipasi dalam Hari Bhakti PU ini adalah bentuk pengabdian kami. Proyek prioritas seperti alun-alun dan jogging track harus segera diselesaikan,” kata Kadis PUPR. “Untuk tahun 2024, kami merencanakan pengerjaan sebanyak 13 paket proyek.”

Dalam penutupan kegiatan, Bupati LAZ mengajak seluruh masyarakat untuk menanamkan budaya peduli lingkungan.

“Penanaman pohon dan penebaran ikan ini harus menjadi awal dari gerakan bersama yang berkelanjutan demi Lombok Barat yang hijau, lestari, dan berketahanan pangan,” pungkasnya.

Potensi Bendungan Meninting sebagai Kawasan Wisata dan Ekonomi

Bendungan Meninting memiliki potensi yang sangat besar sebagai kawasan wisata dan sumber pendapatan daerah. Selain fungsi utamanya sebagai sumber air, kawasan ini dapat dikembangkan menjadi tempat rekreasi yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.

  • Pengembangan Ruang Hijau:

    Kawasan bendungan dapat dimanfaatkan sebagai ruang hijau yang ramah lingkungan, dengan penanaman pohon dan tanaman yang bermanfaat bagi ekosistem lokal. Hal ini juga akan meningkatkan kualitas udara dan menjaga keseimbangan ekologi.

  • Wisata Budaya dan Alam:

    Dengan pengelolaan yang baik, Bendungan Meninting dapat menjadi destinasi wisata yang menawarkan pengalaman alam dan budaya lokal. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam sambil belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan.

  • Sumber Pendapatan Daerah (PNBP):

    Pengembangan kawasan ini juga berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah melalui pajak pariwisata dan layanan jasa yang ditawarkan kepada pengunjung.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah melakukan berbagai langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan.

  • Penanaman Pohon:

    Dalam kegiatan ini, sebanyak 1.000 bibit pohon ditanam di sekitar bendungan. Penanaman ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan oksigen, mencegah erosi tanah, dan menciptakan lingkungan yang sehat.

  • Penebaran Ikan:

    Sebanyak 25.000 bibit ikan ditebar di bendungan. Ini merupakan upaya untuk menjaga keseimbangan ekosistem air dan meningkatkan hasil tangkapan ikan bagi masyarakat sekitar.

  • Peningkatan Infrastruktur:

    Pemerintah daerah sedang fokus pada penyelesaian proyek infrastruktur yang menjadi prioritas, seperti alun-alun dan jogging track. Proyek-proyek besar akan diusulkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran.

Kesimpulan

Komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan melalui aksi nyata di Bendungan Meninting menunjukkan bahwa Lombok Barat siap menjadi contoh dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, Lombok Barat dapat menjadi wilayah yang hijau, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *