Dewa News -.CO.ID, JAKARTA — PT Krakatau Steel (Persero) Tbk terus memperkuat dasar operasional dan keuangan perusahaan sebagai tanggapan terhadap fluktuasi saham yang menjadi perhatian masyarakat. Direktur Komersial, Pengembangan Bisnis, dan Portofolio Krakatau Steel, Hernowo, menyampaikan bahwa manajemen memahami situasi pasar dan saat ini sedang mengambil tindakan nyata untuk menjaga kepercayaan investor.
“Pertama, kami memberikan informasi yang diperlukan oleh para pemodal melalui berbagai saluran media, serta mendorong perkembangan perusahaan dan efisiensi agar bisa menghadapi persaingan yang ketat,” kata Hernowo saat Public Expose Insidentil Krakatau Steel di Jakarta, Jumat (11/7/2025).
Hernowo menyampaikan bahwa Krakatau Steel juga memperhatikan penguatan struktur keuangan perusahaan. Hernowo menganggap hal ini sebagai prioritas utama tahun ini, dengan menyusun dan menerapkan strategi yang tepat untuk menjamin kelangsungan bisnis jangka panjang.
“Kami sedang berupaya menyusun dan menerapkan rencana penguatan keuangan karena struktur keuangan merupakan bagian yang memerlukan perhatian serius dari manajemen pada tahun ini,” tambah Hernowo.
Dalam upaya memperkuat kemitraan bisnis, lanjut Hernowo, Krakatau Steel aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas cakupan dan daya saing. Hal ini dilakukan agar dasar bisnis semakin kuat untuk mendukung kelangsungan di masa depan.
Untuk strategi jangka pendek, Hernowo menyatakan bahwa perusahaan berencana mengoperasikan HSM-1 (Hot Strip Mill 1) secara maksimal pada tahun 2025. Hernowo mengungkapkan bahwa fasilitas ini akan menjadi salah satu mesin utama yang mendorong pertumbuhan perusahaan.
“Kami terus berupaya mengurangi biaya operasional karena dengan persaingan geopolitik saat ini, kami sangat yakin bahwa efisiensi merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah perusahaan agar bisa bersaing di masa depan,” tambah Hernowo.
Hernowo menambahkan bahwa Krakatau Steel memaksimalkan peran anak perusahaan dan subholding agar terbentuk sinergi yang baik dan efisien. Tujuan dari hal ini adalah agar seluruh lini usaha dalam grup perusahaan dapat bersaing dengan cara yang lebih terkoordinasi.
Di sisi proyek strategis, tambahnya, Krakatau Steel terlibat dalam pembangunan jaringan pipa transmisi gas Cirebon–Semarang. Pada proyek tersebut, Hernowo menyampaikan, Krakatau Steel menjadi satu-satunya pemasok bahan baku pipa gas, menunjukkan peran penting perusahaan dalam infrastruktur energi nasional.
Selain itu, kata Hernowo, perusahaan melalui anak perusahaannya, Krakatau Tirta Industri, sedang mengembangkan proyek pasokan air bersih di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Proyek ini berupa instalasi pengolahan air laut yang memenuhi kebutuhan air bersih di daerah tersebut.
“Kami melakukan proyek pengolahan air laut di Sumbawa melalui Krakatau Tirta Industri,” kata Hernowo.
Masih melalui Krakatau Tirta Industri, menurut Hernowo, Krakatau Steel saat ini sedang membangun fasilitas New Water Treatment Plant dengan kapasitas 600 liter per detik di Krenceng, Cilegon. Proyek ini merupakan tindakan pencegahan terhadap perkembangan kawasan industri di wilayah tersebut.
“Tujuan ini dilakukan guna menghadapi perkembangan bisnis di kawasan industri Cilegon,” kata Hernowo.
Di bidang jasa industri, Hernowo menyampaikan bahwa perusahaan juga menambah gudang terintegrasi yang dikelola oleh Krakatau Sarana Properti. Hernowo menjelaskan bahwa penambahan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran operasional serta kebutuhan klien industri.
“Yang terakhir, kami juga melaksanakan proyek pembelian kapal tunda di Krakatau Bandar Samudera guna mendukung layanan kami di kawasan industri Cilegon,” ujar Hernowo.