Dewa News –Maia Estianty yang selama ini tidak bersuara, akhirnya menyampaikan pernyataannya mengenai serangan yang terus-menerus dilakukan mantan suaminya, Ahmad Dhani.
Namun ia memiliki pendekatan yang anggun dalam menghadapi masalah tersebut.
Ibu Al El Dul ini menganggap seluruh komentar Ahmad Dhani sebagai pemasaran gratis baginya.
Ya, Maia Estianty merespons dengan tenang di tengah kritikan yang disampaikan oleh mantan suaminya, musisi Ahmad Dhani.
Dilansir dari YouTube MAIA ALELDUL TV, Jumat (11/7/2025), Maia Estianty memberikan respons yang bijaksana ketika namanya kembali menjadi topik pembicaraan.
Alih-alih membalas sindiran Ahmad Dhani, respons yang santai justru ditunjukkan oleh perempuan yang kini sah menjadi istri Irwan Mussry tersebut.
“Di bidang komunikasi, semakin banyak yang dibicarakan adalah pemasaran tanpa biaya,” kata Maia Estianty.
“Jika kita dibicarakan dengan hal buruk berarti itu adalah pemasaran yang gratis. Dibicarakan dengan hal baik akan semakin memperkuat pemasaran yang baik. Jadi ya ampun, apa pun yang terjadi aku ucapkan terima kasih,” tambahnya.
Diketahui Ahmad Dhani membuat dunia maya heboh melalui tindakannya mengunggah kumpulan video Maia Estianty yang berisi lagu-lagu ghibahan.
Tidak hanya sekali, musisi yang bernama asli Ahmad Dhani Prasetyo tersebut ternyata telah dua kali membagikan video mengenai Maia Estianty di channel YouTube pribadinya.
Namun, bukan kali ini saja nama Maia Estianty menjadi topik pembicaraan masyarakat.
Sebelumnya, penyanyi lagu Teman Tapi Mesra juga dikabarkan sedang mengandung.
Berita tersebut juga mendapat respons yang bijaksana dari ibu tiga anak itu.
Yang sudah mengatakan aku sedang hamil. Doakan saja agar mudah-mudahan hamil dan membawa rezeki, aamiin. Sudah tua juga, pokoknya kalau aku dan Mas Irwan ingin hidupnya selain bekerja, habis itu mengurus cucu.
Kan kamu ingin menikmati masa tua bersama, jadi kita bisa berlibur ke sini. Bayangkan kalau punya anak, mana mungkin bisa pergi ke mana-mana, ya kan? Iya, harus menyusui, belum lagi membawa perawat terus-menerus, belum lagi minta anak kecil, ah banyak urusan ya kan.
“Mungkin lebih baik menunggu cucu saja, karena dengan cucu tiba-tiba bisa terjadi ‘eh Oma mau pergi, kembalikan lagi bye gitu. Kalau memiliki anak, mana mungkin ditinggal-tinggal begitu,” katanya.
Tidak Pernah Terlihat Pasangan Saat Mulan Jameela Dihina, Ahmad Dhani: ‘Sudah Dewasa’
Bertahun-tahun, Mulan Jameela sering menjadi sasaran ejekan netizen di media sosial.
Selama masa itu, Ahmad Dhani tidak pernah sekali pun menunjukkan dukungan kepada istrinya di depan umum.
Ternyata, anggota utama Dewa 19 memiliki alasan khusus terkait hal itu.
Ahmad Dhani menjelaskan alasan mengapa selama ini dia tidak memberikan perlindungan kepada istrinya, Mulan Jameela.
Berbeda dengan sikapnya yang selalu tampil depan dalam melindungi anak-anaknya, Ahmad Dhani justru selama ini dianggap tidak bersuara ketika melihat Mulan menjadi korban ejekan.
Mengenai perbedaan pendiriannya, Dhani merasa Mulan sudah cukup matang dan cerdas dalam menghadapi tindakan bullying.
“Ya sudah dewasa Mbak Mulan,” ujar Dhani dilansir dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Jumat (11/7/2025).
Dhani menyampaikan, kebisuan Mulan selama ini justru membuat istrinya memperoleh banyak pahala.
“Dan bagi yang berpendidikan, bagi yang memahami, berbicara atau dihubungi oleh seseorang dari seluruh Indonesia adalah rezeki yang luar biasa,” kata Dhani.
“Orang itu yang paham agama,” lanjutnya.
Itu juga alasan mengapa Dhani selama ini memilih untuk diam dan tidak secara terbuka membela Mulan Jameela.
“Mulan memperoleh banyak berkah sebenarnya karena hal itu,” kata Dhani.
Menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat baginya untuk muncul dan melindungi istrinya serta anak-anaknya, salah satunya seperti yang sedang ia lakukan sekarang.
“Waktunya tiba. Buktiya sekarang juga melindungi,” kata Dhani.
Dhani yang selama ini memilih untuk tidak bersuara, akhirnya membuka alasannya mengapa ia memutuskan untuk berbicara karena memang saatnya untuk menyampaikan pendapatnya.
Terlebih setelah menikahnya putra sulungnya, semakin banyak tekanan yang dialami putrinya.
“Saya perlu mencatat bahwa saya sedang membela diri,” ujar Dhani.
Sekarang saya telah selesai menikahkan Al. Setelah Al menikah, satu orang sudah lepas dari ikatan, sudah dianggap dewasa,” jelas Dhani.
Di sisi lain, ketika membicarakan pernikahannya saat ini, Dhani memberikan pujian terhadap sosok Mulan sebagai seorang istri.
“Mungkin pertanyaannya, mengapa dari 2009 hingga saat ini masih sama Mulan? Ya menurut saya Mulan adalah istri yang baik,” kata Dhani.
Anak perempuannya Dihina sebagai Anak Pelakor, Ahmad Dhani Kaget Banyak Orang Tertipu oleh Berita Palsu: Apa Buktiya?
Selama lebih dari sepuluh tahun, Ahmad Dhani mengalami beban berat ketika putrinya satu-satunya, SA, menjadi korban bully dari netizen.
Ia menjadi sangat marah karena putrinya disebut sebagai anak dari pelakor.
Meskipun julukan tersebut belum terbukti kebenarannya.
Ahmad Dhani menunjukkan kemarahannya setelah putrinya, SA disebut sebagai anak pelakor oleh netizen.
Suami Mulan Jameela bahkan meragukan bukti terkait tuduhan yang diajukan oleh netizen.
Diketahui, tidak lama yang lalu Ahmad Dhani mengunjungi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada hari Rabu (09/07/2025). Dhani melaporkan karena putrinya, SA, mengalami bullying di media sosial.
Ahmad Dhani bahkan melaporkan psikolog Lita Gading terkait dugaan tindakan kekerasan psikis terhadap putrinya, SA. Lita diketahui membagikan foto SA dan Mulan yang menimbulkan berbagai komentar dari netizen.
Ahmad Dhani marah karena putrinya disebut sebagai anak pelakor, suami Mulan Jameela langsung menanyakan bukti kepada para pengguna internet.
Hal tersebut diketahui dari unggahan di saluran YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo yang dilaporkan pada Jumat (11/07/2025).
Pada unggahan tersebut, Ahmad Dhani menyebutkan bahwa anaknya mengalami intimidasi di media sosial.
Bahkan, beberapa akun dengan sengaja membagikan foto anak mereka dan menambahkan narasi yang tidak menyenangkan.
Mendengar kejadian tersebut, Dhani merasa kaget. Mengapa banyak pengguna internet bersikap kasar terhadap anak-anak yang masih di bawah umur.
Menampilkan nama anak di bawah umur di media sosial sudah merupakan eksploitasi, apalagi jika menampilkan wajahnya dan ditambahi tulisan ‘anak pelakor’, ini benar-benar gila.
“Tidak menyangka ternyata kita masih memiliki masyarakat yang kasar dan nakal, setidaknya memiliki hati nurani, jika tidak tahu undang-undangnya, ini kan anak kecil,” tulisnya.
Dhani kemudian menanyakan bukti kepada para netizen mengenai kata ‘pelakor’ itu sendiri. Selain itu, ia juga mempertanyakan penggunaan kata ‘anak gundik’ yang sering disampaikan oleh netizen.
Menempelkan foto dengan tulisan anak pelakor itu sangat gila, bahkan kita belum tahu apakah pelakor tersebut benar atau tidak, maksudnya, apakah mereka benar atau tidak, apakah ada buktinya bahwa dia adalah anak pelakor.
“Terdapat pula dalam bahasa-bahasa yang cukup kasar, anak gundik. Dari mana asal istilah anak gundik? Apakah dia mengetahui makna kata gundik itu?” ujar Ahmad Dhani.
Dhani menggambarkan tindakan tersebut sebagai tindakan yang tidak beradab dan memalukan bagi Indonesia. Ia merasa kaget, mengapa hal ini masih terjadi di era modern saat ini.
“Ini adalah bentuk pameran kebodohan yang ditunjukkan secara besar-besaran kepada publik, dan ini memalukan bahwa Indonesia ternyata masyarakatnya masih sangat primitif dan penuh kebodohan,” tambah Ahmad Dhani yang marah karena putrinya disebut sebagai anak pelakor.
Alasan Ahmad Dhani Memohon Perlindungan dari KPAI
Mengutip Kompas.com, Ahmad Dhani menyampaikan kedatangannya ke KPAI guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak, termasuk dari tindakan kekerasan psikis yang sering terjadi di dunia digital.
“Tindakan ini bertujuan untuk mengatur masyarakat terkait perlindungan anak. Karena banyak orang yang belum memahami bahwa anak dilindungi oleh negara,” ujar suami Mulan Jameela kepada wartawan di lokasi.
“Pastinya sebagai ayah dan sebagai warga negara, kita perlu memberikan penjelasan kepada masyarakat, menyosialisasikan bahwa anak di bawah umur dilindungi oleh negara,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Dhani juga melaporkan seseorang yang diduga melakukan kekerasan psikis terhadap putrinya, yaitu psikolog Lita Gading.
Ahmad Dhani mengatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan beberapa bukti untuk melanjutkan kasus ini melalui jalur hukum.
“Anak yang belum dewasa memiliki perlindungan hukum. Tidak hanya mereka dilindungi dari pelecehan seksual, tetapi juga dari kekerasan mental yang juga dijaga oleh hukum,” kata Dhani.
“Saat saya melihat akun yang mengklaim sebagai psikolog ini, saya jadi memiliki keinginan. ‘Baiklah, ini tidak bisa diabaikan lagi,’ ” kata Dhani.
“Kami telah menyimpan banyak akun. Nanti kami hanya perlu melihatnya saja. Jika memang pendidikannya rendah, maka kami akan memaafkannya,” katanya.
Diolah dari artikel TribunLampung.co.id , Kompas.com danĀ Grid.ID