19 April 2026
antarafoto-pon-xxi-aceh-sumut-final-lari-estafet-4x400-meter-putra-180924-fzn-8.jpg

Jakarta – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Tigor Tanjung, membantah kabar pembubaran pemusatan latihan nasional (pelatnas) akibat efisiensi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Ia menegaskan bahwa atlet tetap berlatih di Pangalengan, Jawa Barat, dengan pembiayaan mandiri dan dukungan mitra.

“Kami belum ada pemulangan dalam arti bubar. Kami bertahan dengan dana yang kami peroleh, kami juga ada mitra-mitra dan sponsor,” kata Tigor saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Pernyataan Tigor ini sekaligus meluruskan informasi yang menyebutkan Lalu Muhammad Zohri dan atlet lainnya dipulangkan dari Pangalengan akibat efisiensi anggaran pemerintah. Tigor menjelaskan bahwa pendanaan pelatnas dari Kemenpora hanya mencakup periode Oktober-Desember 2024. Setelah itu, PB PASI mengambil inisiatif untuk melanjutkan latihan dengan biaya sendiri sambil menunggu hasil review proposal yang diajukan ke Kemenpora.

“Kami mencoba bertahan sembari mendesak Kemenpora agar cepat me-review proposal yang kami ajukan beberapa bulan lalu,” ujar Tigor.

PB PASI terus berinovasi untuk meningkatkan kemandirian pendanaan dengan aktif menggandeng sponsor dan mitra. Mereka juga menciptakan program yang menarik perhatian dunia industri olahraga.

“Kami harus mencari berbagai cara untuk menarik sponsor dan dukungan bagi event yang kami selenggarakan. Olahraga dengan prestasi yang baik tentu lebih mudah mendapatkan sponsor, tetapi untuk mencapai prestasi itu sendiri, kami membutuhkan dukungan pembiayaan,” kata Tigor.

PB PASI telah menjalin kerja sama dengan Freeport di Timika untuk pembinaan atlet Papua, serta Mind ID sebagai sponsor utama. Mereka juga mengandalkan event seperti Kejuaraan Nasional dan Student Athletic Championships hasil kolaborasi dengan DBL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *