19 April 2026
IMG-20250110-WA0138

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Politik, Puan Maharani, menegaskan bahwa partai berlambang banteng moncong putih tetap solid meski tengah menghadapi berbagai dinamika. Ia meminta semua pihak menghormati mekanisme internal PDIP menyusul adanya dorongan untuk pergantian Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri. “Kami solid, kami yakin insyaallah bahwa Kongres adalah proses tertinggi dari proses internal suatu partai, bukan hanya PDI Perjuangan,” kata Puan kepada awak media di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Jumat.

Mantan kader PDIP, Effendi Simbolon, mendorong Megawati Soekarnoputri mundur dari posisi Ketum PDIP setelah menanggapi status tersangka Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Hal tersebut Effendi sampaikan sesaat setelah bertemu dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang juga mantan kader PDIP.

Puan mengingatkan semua pihak untuk saling menghargai dan menghormati, apalagi setiap partai punya mekanisme sendiri. “Kita jangan berandai-andai. Kita saling menghargai dan menghormati proses internal yang ada di suatu partai. Jadi, kita ikuti proses yang ada di Partai PDI Perjuangan. Prosesnya itu untuk internal adanya di Kongres,” ujarnya. Puan mengungkapkan bahwa Kongres PDIP akan digelar pada bulan April mendatang. “Nanti kita lihat di bulan April, insyaallah PDI Perjuangan akan melaksanakan kongresnya. Setiap proses Kongres di setiap partai politik itu kan biasa kalau kemudian terjadi pergantian struktur-struktur di partainya,” ungkap Puan. “Jadi, kami meyakini bahwa semuanya akan saling menghormati dan menghargai bahwa proses di semua partai itu akan dijalani di internal partainya tersebut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *