27 April 2026
Pendapatan-Anggota-DPR-RI-Tembus-Rp-120-Juta-per-Bulan-Tunjangan-Meroket.jpg

Kebahagiaan Warga Surabaya atas Cairnya Bantuan PIP 2025

Ratusan warga dari wilayah Kenjeran dan Bogangin, Surabaya, merasa bersyukur atas cairnya bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2025. Mereka menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, saat menggelar agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2025 pada Minggu, 28 Desember 2025.

Masyarakat menilai bantuan dana pendidikan ini menjadi tumpuan utama dalam meringankan beban biaya sekolah anak-anak mereka. Hal ini menunjukkan bahwa program PIP sangat berdampak positif terhadap kehidupan pendidikan di kota tersebut.

Komitmen untuk Cegah Anak Putus Sekolah

Dalam kunjungannya di Balai RW Tanah Kali Kendinding, Adies Kadir menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah memastikan akses pendidikan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa melalui program bantuan ini, ia berharap tidak ada lagi anak Indonesia yang putus sekolah.

“Hari ini saya memantau langsung penyaluran PIP di sejumlah kecamatan di Surabaya, dan kemarin di Sidoarjo. Alhamdulillah, seluruhnya tersalurkan dengan baik,” ujar Adies Kadir.

Adies menambahkan, masyarakat juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas komitmen pemerintah dalam mendukung dunia pendidikan melalui program PIP dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Masyarakat Surabaya dan Sidoarjo sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Program PIP sangat membantu siswa sekolah, sementara KIP memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, bahkan ditanggung pemerintah selama empat tahun,” ungkap anggota DPR RI dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo ini.

Daftar Penerima PIP di Surabaya dan Sidoarjo

Untuk tahun 2025, tercatat sekitar 15 ribu penerima PIP di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Rinciannya, sekitar 10 ribu penerima berada di Surabaya dan 5 ribu lainnya di Kabupaten Sidoarjo.

“Saya berharap bantuan PIP ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bagi masyarakat yang belum menerima atau mengalami kendala pencairan, silakan berkoordinasi dengan koordinator di wilayah masing-masing,” imbuh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut.

Lebih lanjut, Adies menegaskan bahwa program PIP dan KIP bertujuan untuk mencegah angka putus sekolah, membantu siswa dari keluarga kurang mampu, serta menarik kembali anak-anak yang sempat berhenti sekolah agar dapat melanjutkan pendidikannya.

“Bantuan ini juga meringankan biaya personal siswa, seperti pembelian seragam, alat tulis, biaya transportasi, hingga uang saku,” jelas mantan anggota DPRD Kota Surabaya periode 2009-2014 ini.

Kisah Inspiratif dari Anak Kenjeran

Menariknya, dalam kegiatan reses tersebut, Adies juga menyoroti kisah salah satu anak warga Kenjeran yang sebelumnya tidak mampu melanjutkan kuliah. Berkat program KIP, anak tersebut kini dapat menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik.

Hadir dalam Kegiatan Reses

Ikut dalam kegiatan reses tersebut, selain pengurus Partai Golkar Surabaya, nampak hadir anggota DPRD Surabaya di antaranya Arif Fathoni, Akmarawita Kadir, Achmad Nurdjayanto dan anggota DPRD Sidoarjo, Adiel Muhammad Kanantha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *