19 April 2026
AA1Irw4P.jpg

Dewa News, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pencatatan sebanyak 25 obligasi dan 10 sukuk korporasi dalam seminggu ini, 7—11 Juli 2025.

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad menyatakan bahwa pencatatan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pasar modal Indonesia masih menunjukkan optimisme dan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap situasi pasar serta sistem pendanaan di BEI.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, jumlah total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2025 mencapai 112 emisi dari 64 perusahaan dengan nilai sebesar Rp125,11 triliun.

Total jumlah emisi obligasi dan sukuk yang terdaftar di BEI mencapai 667 emisi dengan nilai nominaloutstandingsebesar Rp537,56 triliun dan US$111,98 juta, yang dikeluarkan oleh 143 perusahaan,” katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (12/7/2025).

Pada awal pekan ini, tepatnya hari Senin (7/7/2025), Bursa Efek Indonesia melakukan pencatatan terhadap penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Bank Victoria Tahap I Tahun 2025 yang dilakukan oleh PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC).

Berikut adalah beberapa variasi parafraze dari teks tersebut: 1. BEI juga mencatat penerbitan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Tahap I Tahun 2025 oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), yaitu Sustainability Bond Berkelanjutan I Bank BNI, serta Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri Taspen Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Bank Mandiri Taspen. 2. Selain itu, BEI merekam penerbitan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Tahap I Tahun 2025 oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dengan nama Sustainability Bond Berkelanjutan I Bank BNI dan Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri Taspen Tahap I Tahun 2025 yang dilakukan oleh PT Bank Mandiri Taspen. 3. BEI juga mencatat penerbitan dua jenis obligasi berkelanjutan, yaitu Sustainability Bond Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri Taspen Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Bank Mandiri Taspen. 4. Dalam catatan BEI, terdapat penerbitan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Tahap I Tahun 2025 oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang disebut sebagai Sustainability Bond Berkelanjutan I Bank BNI dan Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri Taspen Tahap I Tahun 2025 dari PT Bank Mandiri Taspen. 5. BEI mencatat adanya penerbitan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Tahap I Tahun 2025 oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) bernama Sustainability Bond Berkelanjutan I Bank BNI serta Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri Taspen Tahap I Tahun 2025 yang diadakan oleh PT Bank Mandiri Taspen.

Pada hari yang sama, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap II Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) serta Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Sampoerna Agro Tahap I Tahun 2025 dari PT Sampoerna Agro Tbk. (SGRO) secara resmi terdaftar di BEI.

BEI mencatat penerbitan Surat Utang Berkelanjutan II KB Bank Tahap I Tahun 2025 dan Surat Utang Subordinasi Berkelanjutan IV KB Bank Tahap I Tahun 2025 dari PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) serta Surat Utang Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 oleh PT Astra Sedaya Finance.

Perusahaan milik Prajogo Pangestu juga mengumumkan penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Petrindo Jaya Kreasi Tahap I Tahun 2025 serta Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Petrindo Jaya Kreasi Tahap I Tahun 2025 melalui PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN).

Pada hari Rabu (9/7/2025) terdapat beberapa penerbitan obligasi, antara lain Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services dengan Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Wahana Inti Selaras serta Obligasi Berkelanjutan I Wahana Inti Selaras Tahap I Tahun 2025 yang juga dikeluarkan oleh PT Wahana Inti Selaras.

Berikutnya, Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap I Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA). BEI juga mencatat Obligasi II Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2025 dan Sukuk Ijarah I Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2025 yang dikeluarkan oleh PT Integrasi Jaringan Ekosistem.

Dari sektor pertambangan dan energi, BEI mencatat Surat Utang Berkelanjutan I BUMI Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) serta Surat Utang Berkelanjutan I TBS Energi Utama Tahap I Tahun 2025 dari PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA).

Berikutnya, Obligasi Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I PNM Tahap I Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I PNM Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Permodalan Nasional Madani serta Obligasi Berkelanjutan VII Adira Finance Tahap I Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap I Tahun 2025 dari PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.

BEI juga mencatat beberapa surat utang yang diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).Pertama, Obligasi Berkelanjutan I Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2025.

Kedua, Surat Utang Berkelanjutan VIII Sarana Multigriya Finansial Tahap I.Ketiga, Sukuk Musyarakah Berkelanjutan II Sarana Multigriya Finansial Tahap I.

Keempat, Surat Utang Berkelanjutan Berwawasan Sosial II Perusahaan Multigriya Finansial Tahap I.Kelima, Sukuk Musyarakah Berwawasan Sosial Berkelanjutan II Sarana Multigriya Finansial Tahap I Tahun 2025.Keenam, Surat Utang Berkelanjutan V Sarana Multi Infrastruktur dengan Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025.

Selain itu, BEI juga mencatat **Obligasi Berkelanjutan VII Federal International Finance dengan Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025**.

Kemudian, pada Kamis (10/7/2025), tercatat beberapa obligasi dan sukuk, yaitu Sukuk Wakalah I Metro Healthcare Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Metro Healthcare Indonesia Tbk. (CARE) serta Obligasi Berkelanjutan II Pyridam Farma Tahap I Tahun 2025 dari PT Pyridam Farma Tbk. Selain itu, juga terdapat Obligasi Berkelanjutan I RMK Energy Tahap I Tahun 2025 yang dikeluarkan oleh PT RMK Energy Tbk. (RMKE)

Menutup minggu ini, tepatnya pada Jumat (11/7/2025), Obligasi Berkelanjutan BRI Finance Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT BRI Multifinance Indonesia dan Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025 dari PT Daaz Bara Lestari Tbk. (DAAZ) mulai tercatat di BEI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *