Edwin Ridwan Siap Maju sebagai Calon Direktur Utama BEI
Edwin Ridwan, mantan Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan, menyatakan kesiapannya untuk mencalonkan diri sebagai calon Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa jabatan 2026–2030. Saat ini, ia menjabat sebagai President CFA Society Indonesia dan mengungkapkan bahwa keputusannya untuk maju didorong oleh keinginannya untuk berkontribusi lebih besar terhadap perbaikan pasar modal Indonesia.
“Iya, betul (mencalonkan). Sebagai orang yang berkecimpung dan tumbuh bersama pasar modal lebih dari 30 tahun terakhir, saya terpanggil untuk memperbaiki integritas dan kualitas pasar modal Indonesia,” ujar Edwin kepada Dewa News -, Selasa (31/3/2026).
Paket Calon Direksi yang Diusung Edwin Ridwan
Berdasarkan susunan yang disiapkan, paket calon direksi BEI yang diusung Edwin terdiri dari beberapa tokoh berpengalaman di dunia pasar modal. Mereka antara lain:
- Feb Sumandar (Direktur Taspen periode 2020–2025)
- Gurasa Siagian (Direktur Utama Trust Sekuritas)
- Suryadi (Direktur Bahana Sekuritas)
- Freddy Hendradjaja (Komisaris Utama PT Maybank Asset Management periode 2022–2025)
- Aji Sudarmaji (Direktur DBS Securities)
- Yohanes Arts Abimanyu (Direktur Utama TICMI)
Pemilihan Calon Direksi BEI
Aturan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 58/POJK 04/2026 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Bursa Efek menyebutkan bahwa setiap paket calon direksi minimal harus didukung oleh setidaknya 10 Anggota Bursa yang memiliki akumulasi total transaksi minimal 10% dari total frekuensi dan perdagangan efek selama 12 bulan terakhir.
Nama paket calon direksi yang terpilih kemudian akan diserahkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Komite Penilaian Kemampuan dan Kepatutan yang dibentuk oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test bagi calon direksi.
Komite ini akan berisi lima orang, yakni Deputi Komisioner sebagai ketua merangkap anggota, dan empat pejabat paling rendah setingkat direktur sebagai anggota. Dalam Pasal 10 ayat 5 POJK 58/2016 disebutkan bahwa Komite Penilaian Kemampuan Dan Kepatutan melakukan penilaian kemampuan dan kepatutan atas setiap calon anggota Direksi Bursa Efek secara individual sesuai dengan jabatan yang diusulkan.
Daftar Empat Paket Calon Direksi Bursa 2026-2030
Berikut adalah empat paket calon direksi bursa 2026-2030 berdasarkan sumber:
- Paket Laksono Widodo
- Laksono Widodo (Eks Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas)
- Fifi Virgantria (Plt Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas)
- Heru Handayanto (Direktur Keuangan PT Indonesia Financial Group)
- John Tambunan (Chief Operating Officer PT Kiwoom Sekuritas Indonesia)
- Donny Arsal (Direktur PT Semen Indonesia)
- Lidia M. Panjaitan (Kepala Divisi BEI)
-
Saidu Solihin (Direktur Pengembangan Bisnis dan Operasional PT Kliring Berjangka Indonesia)
-
Paket Edwin Ridwan
- Edwin Ridwan (President CFA Society Indonesia & Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan 2021-2026)
- Feb Sumandar (Direktur Taspen 2020-2025)
- Gurasa Siagian (Direktur Utama Trust Sekuritas)
- Suryadi (Direktur Bahana Sekuritas)
- Freddy Hendradjaja (Komisaris Utama PT Maybank Asset Management 2022-2025)
- Aji Sudarmaji (Direktur DBS Securities)
-
Yohanes Arts Abimanyu (Direktur Utama TICMI)
-
Paket Jeffrey Hendrik
- Jeffrey Hendrik (Pjs. Direktur Utama BEI)
- Irvan Susandy (Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI)
- R. Haidir Musa (Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi BEI)
- Irwan Abdalloh (Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI)
- R.M. Irwan (Eks Komisaris BRI Danareksa Sekuritas)
- Abdul Munim (Eks Kepala Divisi Pengembangan Teknologi Informasi BEI)
-
Atep Salyadi Dariah Saputra (Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha Pertamina)
-
Paket Iding Pardi
- Iding Pardi (Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia)
- Zaki Mubarak (Direktur PT Elit Sukses Sekuritas)
- Yulianto Aji Sadono (Kadiv Bursa Efek Indonesia)
- Umi Kulsum (Direktur KPEI)
- Ahmad Subagja (Eks Direktur Utama Bumiputera Sekuritas)
- Yohannes Liauw (Direktur Pefindo Biro Kredit)
- Andre Tjahjamuljo (Direktur PT UBS Sekuritas Indonesia)
Batas Waktu Pengajuan Paket Calon Direksi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa batas waktu pengajuan paket calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026-2030 jatuh pada 4 Mei 2026.