Kondisi Ravy Tsouka yang Mengkhawatirkan Pasca-Laga
Di tengah pertandingan lanjutan BRI Super League pekan ke-20 antara Semen Padang melawan Persita Tangerang, salah satu pemain tim, Ravy Tsouka, mengalami kondisi yang memprihatinkan. Pemain asal Kongo tersebut dibawa ke rumah sakit setelah mengalami muntah dan kondisi tidak stabil pasca-laga. Ia dilarikan menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.
Ravy Tsouka memiliki postur tubuh yang tinggi, yaitu 1,81 sentimeter. Dugaan sementara menyebutkan bahwa ia mengalami muntah sebelum mendapat pertolongan awal. Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic, menyampaikan permintaan doa kepada seluruh masyarakat di Kota Padang agar Ravy segera pulih.
“Saya minta semua orang yang ada di Padang untuk mendoakan Ravy bahwa tadi dia agak kolaps,” ujar Dejan Antonic saat berada di Kota Padang, Minggu.
Menurut Dejan, kondisi Ravy Tsouka pada saat itu sangat memprihatinkan hingga perlu penanganan serius. Ia menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan pemain jauh lebih penting daripada hasil pertandingan.
“Saya minta doa kalian semua untuk Ravy karena dia anak yang baik dan semoga dia bisa secepatnya pulih,” harap Dejan.
Hasil Pertandingan dan Klasemen Sementara
Meskipun terjadi insiden dengan Ravy Tsouka, Semen Padang berhasil mengalahkan Persita Tangerang dengan skor akhir 1-0. Gol tunggal yang tercipta berasal dari Diego Mauricio, yang mencetak gol di penghujung pertandingan dari titik putih.
Gol ini menjadi satu-satunya gol dalam laga Semen Padang FC saat menjamu Persita Tangerang. Kemenangan ini membawa Semen Padang naik satu peringkat dalam klasemen sementara BRI Super League musim 2025-2026.
Semen Padang kini memiliki 15 poin, sama dengan Persijap di posisi 17. Namun, mereka unggul dalam selisih gol hasil dari 20 pertandingan. Saat ini, Semen Padang hanya terpaut dua poin dari PSBS Biak, yang berada di zona degradasi.
Di saat yang bersamaan, PSBS Biak kalah dari PSM Makassar dengan skor akhir 0-2. Hal ini membuat tekanan terhadap Semen Padang semakin besar untuk segera keluar dari zona degradasi.
Fokus pada Kesehatan Pemain
Dejan Antonic menegaskan bahwa keselamatan pemain adalah prioritas utama, meskipun kemenangan atas Persita Tangerang memberi tiga poin penting bagi tim. Ia menekankan bahwa hidup manusia jauh lebih berharga daripada hasil pertandingan.
“Kami tetap fokus pada kesehatan pemain, karena tanpa mereka, tim tidak akan bisa bermain,” tambah Dejan.
Dengan situasi yang sedang dialami oleh Ravy Tsouka, Semen Padang harus segera memastikan kondisi pemainnya pulih sepenuhnya. Mereka juga perlu meningkatkan performa di laga-laga berikutnya untuk menghindari ancaman degradasi.
Kondisi Tim dan Strategi Ke depan
Meski kalah dalam pertandingan, Semen Padang memiliki peluang untuk bangkit. Dengan kemenangan atas Persita Tangerang, mereka kini berada di posisi 16 klasemen sementara. Jika mampu meraih hasil positif dalam beberapa pertandingan berikutnya, Semen Padang bisa meningkatkan peringkat mereka.
Pelatih Dejan Antonic telah menyiapkan strategi untuk memperbaiki performa tim. Ia berharap para pemain dapat bekerja sama dengan lebih baik, terutama dalam menghadapi lawan-lawan yang kuat.
Selain itu, manajemen tim juga sedang memantau kondisi Ravy Tsouka secara intensif. Semua pihak berharap ia segera pulih dan kembali bermain untuk membantu tim dalam pertandingan-pertandingan mendatang.