21 April 2026
AA1VpSP2.jpg

GUSTI Ayu Made Mirah Rismayanti, Seorang Pejuang Laut dari Bali

GUSTI Ayu Made Mirah Rismayanti dari Bali terpilih sebagai Restoration Steward Laut 2026. Ayu menjadi bagian dari angkatan keenam Restoration Stewards yang dibentuk oleh Global Landscapes Forum (GLF), sebuah platform dan komunitas berbasis di Jerman yang fokus pada penggunaan lahan berkelanjutan di seluruh dunia. Program ini menawarkan dukungan untuk sejumlah inovator muda berusia antara 18 hingga 35 tahun setiap tahunnya.

Pada 2026, program Restoration Steward akan membantu memperluas inisiatif Ayu dan rekan-rekannya dengan menghubungkan mereka ke mentor-mentor, serta menciptakan peluang jaringan lokal dan internasional. Setiap steward juga akan menerima dukungan pendanaan sebesar EUR 5.000, peluang belajar yang disesuaikan, partisipasi dalam forum kebijakan, dan sorotan global.

Ayu terpilih bersama Breno Amajunepá asal Brasil sebagai Restoration Steward Lahan Kering, Lizet Mejía asal Peru sebagai Restoration Steward Hutan, Ndumbe Knollis Mokake asal Kamerun sebagai Restoration Steward Gunung, dan Syliah Kagiiga asal Uganda sebagai Restoration Steward Lahan Basah. Mereka sedang memimpin proyek-proyek di komunitas akar lamun untuk memulihkan lautan di Indonesia, daerah kering di Brasil, pegunungan di Kamerun, hutan di Peru, dan rawa-rawa di Uganda.

Pemilihan kelima individu ini dilakukan GLF dari antara 1.250 pelamar di seluruh dunia. Koordinator Program Youth di Global Landscapes Forum, Eirini Sakellari, menyatakan bahwa para Restoration Stewards 2026 mewakili kekuatan generasi muda yang beraksi bersama komunitas mereka untuk melestarikan bentang alam mereka sebagai bagian dari jaringan global. Menurutnya, program ini didasarkan pada kebenaran sederhana: pemuda di seluruh dunia sudah mendorong batas-batas kemungkinan dalam pengelolaan bentang alam, kepemimpinan komunitas, dan pemulihan ekosistem.

“Tugas kami adalah mencocokkan keberanian dan kreativitas mereka dengan sumber daya, kepercayaan, dan perhatian,” kata Eirini dalam keterangan tertulis.

Peran Ayu dalam Konservasi Laut

Ayu sendiri adalah lulusan ilmu kelautan yang bekerja dalam konservasi dan pemulihan ekosistem pesisir dan laut di Pantai Mertasari. Ia bertindak sebagai koordinator pemetaan laut di Yayasan Bendega Alam Lestari, mendukung pemulihan padang lamun berbasis data dan memberikan masukan untuk strategi konservasi serta pengambilan keputusan berkelanjutan.



Padang Lamun di Pantai Mertasari saat pasang surut. Dok. Loka Riset Perikanan Tuna

Pendekatannya dalam restorasi menggabungkan pemetaan pesisir, penelitian karbon biru, metode berbasis ilmu pengetahuan, serta partisipasi dan pendidikan masyarakat, melibatkan nelayan lokal, sukarelawan, dan kelompok pesisir lainnya. Melalui upaya yayasan untuk membalikkan penurunan kesehatan ekologi Bali, Ayu melakukan penanaman kembali spesies lamun laut asli yang sehat beserta substrat alaminya untuk memulihkan area yang terdegradasi.

Pendekatan pemulihan berbasis ilmu pengetahuan ini dinilai meningkatkan prospek keberhasilan penanaman dan kelangsungan hidup lamun laut.

Visi dan Komitmen Ayu

Dalam keterangan tertulis yang sama, Ayu menyatakan bahwa merawat laut berarti menjaga keseimbangan hidup. “Melalui Nyawiang Segara, kami berjalan bersama masyarakat pesisir agar alam tetap terjaga, penghidupan terus bergerak, dan kebersamaan tumbuh secara berkelanjutan,” kata dia. Ayu menekankan pentingnya kolaborasi antara komunitas lokal dan lembaga konservasi untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan dan efektif.

Program Restoration Steward tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga kesempatan untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi dalam skala global. Dengan adanya program ini, Ayu dan rekan-rekannya memiliki kesempatan untuk memperluas dampak kerja mereka dan membangun jaringan yang kuat dengan para ahli dan aktivis lingkungan dari berbagai belahan dunia.

Kehadiran Ayu sebagai Restoration Steward Laut 2026 menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam menjaga dan memulihkan lingkungan alam. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, Ayu dan kawan-kawannya bisa menjadi contoh bagi banyak orang untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga keberlanjutan bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *