22 April 2026
AA21hPY2.jpg



Star Energy Geothermal, sebuah anak usaha PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), berhasil meraih penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja lingkungan yang melebihi standar kepatuhan serta kontribusi terhadap kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.

Presiden Direktur Barito Renewables Energy dan Grup CEO Star Energy Geothermal, Hendra Soetjipto Tan, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menjalankan operasional bisnis dengan tanggung jawab, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inovasi dan program yang dilakukan.

“Kami akan terus melakukan inovasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar dia dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Keberhasilan PLTP Wayang Windu, yang berlokasi di Pangalengan, Kabupaten Bandung, dalam meraih PROPER Emas ini didorong oleh beberapa inovasi. Di bidang efisiensi energi, program WW Retro (retrofit cooling tower unit-1 dan unit-2) berhasil menghemat energi sebesar 31.622,4 GJ dalam proses cooling tower.

Selain itu, penurunan emisi dilakukan melalui program PACE WW (pendinginan cerdas Wayang Windu). Program ini mampu menurunkan tingkat emisi Gas Rumah Kaca hingga 1.756.687 ton karbon dioksida (CO2) per tahun. Sementara itu, program ASIS TURBO (Artificial Oil & Sweetening System berbasis MSA) telah berhasil mengurangi penggunaan oli bekas pada operasional turbin, dengan penghematan sebesar 17,94 liter.

Dua pembangkit lain milik Star Energy Geothermal, yaitu PLTP Salak di Sukabumi dan PLTP Darajat di Garut, masing-masing mendapatkan penghargaan PROPER Hijau. Prestasi ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim dalam memastikan operasional panas bumi Star Energy Geothermal berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan.

Saat ini, ketiga aset panas bumi Star Energy Geothermal memiliki total kapasitas terpasang sebesar 926 megawatt (MW), menjadikan BREN sebagai salah satu grup perusahaan dengan portofolio panas bumi terbesar saat ini.

Pada akhir 2026, BREN diproyeksikan akan mengoperasikan total 1 gigawatt (GW) kapasitas panas bumi serta 79 MW kapasitas tenaga bayu. Proyeksi ini menunjukkan visi jangka panjang perusahaan dalam mengembangkan sumber daya energi terbarukan yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *