24 April 2026
907e00e0-45fe-11ed-9ae9-959994b8a64c.jpg

Komitmen Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Harga dan Perlindungan Peternak

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga melalui penguatan pabrik pakan dan produksi DOC. Hal ini dilakukan sebagai upaya perlindungan terhadap peternak rakyat dan memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

Sebagai Menteri Pertanian, ia menilai bahwa stabilitas harga sangat penting agar peternak rakyat dapat tetap beroperasi dengan baik dan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang layak. Ia menjelaskan bahwa stabilnya harga harus diiringi dengan efisiensi pabrik pakan dan produksi DOC. Dengan demikian, biaya produksi akan tetap sehat dan adil, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Pemerintah juga menekankan kepada seluruh pelaku usaha pangan untuk mematuhi aturan harga eceran tertinggi (HET) dan harga pokok produksi (HPP) sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Kebijakan ini diterapkan agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan berlebihan dan merugikan peternak kecil maupun konsumen.

“Jika ada yang menjual di atas HET atau HPP, izinnya akan saya cabut. Tidak ada kompromi,” tegas Andi Amran Sulaiman. Ia menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil jika terjadi pelanggaran terhadap aturan harga tersebut.

Pemerintah juga memastikan bahwa stok ayam, telur, dan daging nasional dalam kondisi aman, sehingga pasokan ke masyarakat tetap stabil. Namun, di lapangan, harga ayam hidup peternak justru berada di bawah harga acuan produksi, yang menekan pendapatan peternak rakyat.

Harga ayam tercatat sekitar Rp23.000 per kilogram, sementara harga acuan produksi berada di kisaran Rp25.000 per kilogram. Selain itu, harga day old chick (DOC) masih ditemukan melebihi kesepakatan, yakni mencapai Rp14.000 hingga Rp15.000 per ekor di sejumlah daerah.

Menteri Pertanian menegaskan bahwa harga DOC layer wajib mengikuti kesepakatan sebesar Rp11.500 per ekor demi keberlangsungan peternak kecil. Jika pelanggaran terus terjadi, ia meminta Satgas Pangan untuk menelusuri distributor hingga hulu dan menindak tegas tanpa toleransi.

Solusi Jangka Panjang: Pembangunan Pabrik Pakan dan Produksi DOC

Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah tengah membangun 12 pabrik pakan dan produksi DOC milik negara. Tujuan dari program ini adalah untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan stabilitas harga. Program ini diyakini mampu memperkuat stabilitas harga sekaligus menjaga ekosistem peternakan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa stabilitas harga melalui pabrik pakan dan produksi DOC adalah bukti bahwa negara hadir dan berkomitmen untuk melindungi peternak serta memastikan kesejahteraan masyarakat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat tercipta sistem pangan yang lebih adil dan berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *