24 April 2026
AA1UHnXc.jpg



PEKANBARU

Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Jurusan Teknik Perminyakan Universitas Islam Riau (UIR) menyelenggarakan edukasi teknis bagi siswa SMK Migas Inovasi Riau, Senin (15/1) di aula sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani kebutuhan industri migas dengan dunia pendidikan vokasi.

Edukasi tersebut mengusung tema

“Edukasi Logging dan Interpretasi Data Sumur sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Vokasi di SMK Migas Inovasi Riau”

. Materi yang disampaikan difokuskan pada penguatan pemahaman siswa terhadap aspek penting dalam eksplorasi migas, khususnya well logging.

Tim pengabdian terdiri dari Ketua Pengusul Ir Richa Melysa ST MT, anggota Ir Novrianti ST MT, anggota eksternal Ir Idham Khalid ST MT, serta didukung oleh mahasiswa Ochi Willya Chevrananda dan Marsekal Ghufran Alfarisy.

Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada proses pengambilan dan pengolahan data bawah permukaan tanah yang menjadi dasar penentuan potensi cadangan hidrokarbon. Edukasi ini sekaligus menjadi upaya mendekatkan kurikulum sekolah dengan realitas industri migas.

Ketua Tim Pengabdian, Ir Richa Melysa ST MT, menegaskan bahwa penguasaan data menjadi keterampilan penting bagi tenaga kerja vokasi masa depan. “Siswa SMK Migas tidak hanya dituntut mampu bekerja di lapangan, tetapi juga memahami bahasa sumur melalui data logging. Keahlian ini sangat dibutuhkan industri migas saat ini,” ujarnya.

Selama pelatihan, siswa mendapatkan materi komprehensif mulai dari pengenalan alat logging seperti gamma ray log, resistivity log, dan neutron-density log, proses akuisisi data, hingga interpretasi dasar grafik log untuk mengidentifikasi lapisan batuan dan kandungan fluida, baik minyak, gas, maupun air.

Antusiasme siswa terlihat saat mengikuti simulasi dan praktik interpretasi data yang difasilitasi pihak sekolah. Hal ini menunjukkan ketertarikan serta pemahaman terhadap materi yang disampaikan.

Kepala SMK Migas Inovasi Riau, Ferda Fandesa ST, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran akademisi memberikan penyegaran terhadap kurikulum pembelajaran di sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi para dosen UIR. Simulasi interpretasi data yang diberikan membantu siswa memahami gambaran nyata tantangan di industri migas,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta simulasi kelompok untuk menganalisis data sumur fiktif dan mempresentasikannya di hadapan audiens dan mentor. Edukasi ini diharapkan dapat memacu semangat belajar siswa agar menjadi tenaga kerja kompeten dan siap kerja sesuai kebutuhan industri energi nasional.

Tujuan dan Manfaat Edukasi

Edukasi yang dilaksanakan memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
* Memperkuat keterampilan siswa dalam memahami proses pengambilan dan pengolahan data sumur.
* Menyediakan wadah untuk siswa mengenal berbagai jenis alat logging yang digunakan dalam industri migas.
* Menghubungkan teori yang dipelajari di sekolah dengan praktik di lapangan.

Manfaat dari kegiatan ini sangat signifikan, terutama bagi siswa SMK yang akan masuk ke dunia kerja. Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang data sumur, mereka bisa lebih siap menghadapi tantangan industri migas.

Partisipasi dan Kolaborasi

Partisipasi aktif dari berbagai pihak turut mendukung kesuksesan kegiatan ini. Selain tim pengabdian dari UIR, partisipasi dari siswa dan guru SMK Migas Inovasi Riau juga sangat besar. Selain itu, adanya dukungan dari mahasiswa UIR mencerminkan kolaborasi yang kuat antara universitas dan sekolah vokasi.

Kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat kepada siswa, tetapi juga menjadi bentuk kerja sama yang bermanfaat untuk pengembangan pendidikan vokasi di bidang migas.

Proses Pelatihan dan Simulasi

Proses pelatihan berlangsung secara interaktif dan dinamis. Siswa diberikan kesempatan untuk mengikuti simulasi yang relevan dengan pekerjaan di industri migas. Simulasi ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari pengambilan data hingga interpretasi hasilnya.

Selain itu, siswa juga diajak untuk mempraktikkan kemampuan analitis mereka melalui simulasi kelompok. Hal ini membantu meningkatkan kemampuan kerja sama dan pemahaman tentang peran data dalam industri migas.

Penutup

Kegiatan edukasi ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten di bidang migas. Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang data sumur, siswa SMK Migas Inovasi Riau diharapkan mampu bersaing di pasar kerja dan menjawab kebutuhan industri energi nasional.

Melalui kerja sama antara lembaga pendidikan dan industri, diharapkan akan tercipta tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *