28 April 2026
AA1S2Z72.jpg

Kebijakan Diskon Tarif Listrik untuk Wilayah Terdampak Bencana

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sedang mempertimbangkan pemberian diskon tarif listrik bagi wilayah yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Prinsipnya, Kementerian ESDM akan memberikan diskon, namun kami masih dalam proses kajian mengenai durasi dan besaran biaya diskon tersebut,” ujar Bahlil saat berbicara dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 di kantornya, Kamis (8/1).

Ia menjelaskan bahwa rencana ini merupakan respons atas surat permohonan yang disampaikan oleh para kepala daerah dari wilayah yang terkena dampak bencana alam. Bahlil juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum diterapkan.

Menurut Bahlil, Presiden Prabowo telah memberikan kesempatan kepada Kementerian ESDM untuk hadir langsung dan melihat kondisi di lokasi bencana. Hal ini bertujuan agar solusi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan efektif.

Pemulihan Infrastruktur Kelistrikan

Terkait pemulihan infrastruktur kelistrikan, Bahlil menyampaikan bahwa masih ada sekitar 150 desa yang membutuhkan penyelesaian pembangunan jaringan listrik. Untuk membantu masyarakat, pihaknya telah mengirimkan 1.000 unit genset ke wilayah terdampak.

“Kami kirim seribu genset kepada saudara-saudara kita di sana, karena masih ada infrastruktur darat tegangan rendah yang belum selesai. Masih ada kurang lebih sekitar 150 desa yang harus kita selesaikan,” katanya.

Selain itu, sektor ESDM telah melakukan berbagai langkah perbaikan layanan di daerah terdampak bencana, termasuk pemulihan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.

Pengiriman Genset untuk Daerah Terdampak

Pengiriman genset menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara telah dimulai pada Sabtu (27/12). Sebanyak 125 unit genset sudah sampai di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

“Menteri ESDM mengirimkan 1.000 genset yang akan dibagi di 3 provinsi. Ini sudah diterima di posko kita di Bener Meriah sebanyak 125 genset,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers, Minggu (28/12).

Bantuan genset diberikan untuk daerah-daerah yang saat itu belum dialiri listrik. Kapasitas genset rata-rata 5-7 KVA. Selain digunakan untuk rumah, genset juga digunakan untuk melistriki tenda-tenda pengungsian.

Penanganan Darurat dan Dukungan Masyarakat

Selain bantuan teknis, Kementerian ESDM juga terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Berbagai bentuk dukungan diberikan baik secara langsung maupun melalui kerja sama dengan lembaga lain.

Kebijakan diskon tarif listrik yang sedang dipertimbangkan menjadi salah satu langkah jangka panjang untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Meskipun masih dalam proses evaluasi, kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pemulihan ekonomi dan sosial di wilayah terdampak.

Dengan adanya bantuan seperti genset dan rencana diskon listrik, harapan besar diarahkan agar masyarakat bisa segera kembali menjalani kehidupan normal, meskipun dalam kondisi yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *