22 April 2026
AA1RKUQI.jpg



Kesiapan Ganda Putra Indonesia untuk SEA Games 2025

Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, ganda putra Indonesia, kini tengah bersiap menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya yaitu SEA Games 2025 di Thailand. Kehadiran mereka sebagai salah satu harapan besar bagi cabang bulu tangkis Indonesia menunjukkan bahwa mereka siap menjawab kepercayaan yang diberikan oleh PBSI. Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus, terutama setelah mengalami penurunan performa dalam beberapa waktu terakhir.

Performa yang Tidak Stabil

Pada awal tahun ini, Leo/Bagas sempat menunjukkan performa yang memuaskan dengan mencapai final All England Open 2025 dan meraih medali perunggu di Kejuaraan Asia 2025. Sayangnya, prestasi tersebut tidak dapat dipertahankan setelah cedera menghampiri salah satu dari mereka.

Leo mengalami cedera ligamen di lutut kirinya saat berlaga di semifinal Kejuaraan Asia April lalu. Cedera ini membuat duet yang sebelumnya sukses memenangkan Korea Open sekali itu harus melewatkan beberapa turnamen penting. Bahkan, setelah kembali berkompetisi di Singapore Open akhir Mei, mereka hanya mampu mencapai perempat final dalam 11 turnamen yang diikuti. Peringkat dunia mereka pun turun menjadi 19, jauh tertinggal dari junior mereka, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang berada di posisi 24.

Persaingan dengan Junior yang Menggebrak

Raymond/Joaquin telah menunjukkan potensi besar sejak debut mereka di level BWF World Tour pada Agustus lalu. Mereka berhasil mencapai final Super 300 dalam penampilan kedua dan bahkan memenangkan gelar Super 500 dalam satu kali coba. Hal ini membuat mereka semakin diminati dan dianggap sebagai calon penerus yang layak menggantikan Leo/Bagas di skuad SEA Games 2025.

Namun, keputusan PBSI untuk memilih Leo/Bagas daripada Raymond/Joaquin dalam daftar peserta SEA Games 2025 menimbulkan pertanyaan. Salah satu dari dua pasangan tersebut harus dicoret agar bisa memberi ruang bagi Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi, duet senior yang lebih difavoritkan di nomor perorangan.

Pengalaman di SEA Games Sebelumnya

Meski sedang dalam masa sulit, Leo dan Bagas memiliki pengalaman yang cukup baik di ajang SEA Games. Leo pernah tampil di SEA Games 2021 di Vietnam dan berhasil meraih medali emas perorangan bersama Daniel Marthin. Sementara itu, Bagas pernah ikut serta di SEA Games Kamboja 2023 dan membantu tim beregu putra meraih podium tertinggi.

Kini, keduanya ingin meningkatkan hasil yang telah diraih sebelumnya. Leo masih belum sempurna di nomor beregu karena hanya mendapatkan perunggu, sementara Bagas berhasil meraih perunggu di perorangan. Mereka berharap bisa memberikan yang terbaik di SEA Games 2025.

“Persiapan kami sudah cukup baik, kami siap untuk bertanding. Kami juga ingin upgrade medali yang sudah kami raih sebelumnya,” ujar Bagas.

“Kami mohon dukungan agar kami bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Kami menargetkan emas di beregu dan perorangan,” timpal Leo.

Kompetisi yang Ketat di SEA Games 2025

SEA Games 2025 akan menjadi ajang yang sangat kompetitif, terutama di nomor ganda putra. Malaysia menurunkan dua pasangan dari lima besar ranking dunia, yaitu Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Man Wei Chong/Kai Wun Tee. Thailand juga mengandalkan Dechapol Puavaranukroh/Kittinupong Kedren yang baru saja meraih gelar Swiss Open 2025.

Di dalam negeri, Leo/Bagas akan bersaing dengan Sabar/Reza yang di atas kertas lebih difavoritkan di nomor perorangan. Meski demikian, keduanya akan bekerja sama dalam ajang beregu putra SEA Games 2025.

Event beregu akan digelar pada 7-10 Desember 2025, sementara nomor-nomor perorangan akan dihelat pada 11-14 Desember 2025. Pertandingan bulu tangkis di SEA Games 2025 akan diselenggarakan di Thammasat University Rangsit Campus Gymnasium, Pathum Tani, Bangkok, Thailand.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *