21 April 2026
AA1UJ9yE.jpg

Kekompakan Lanny dan Apriyani di Indonesia Masters 2026

Pasangan ganda putri Indonesia, Lanny Trias Mayasari dan Apriyani Rahayu, menunjukkan kekompakan yang luar biasa selama tampil di Indonesia Masters 2026. Sebagai pasangan baru yang dihasilkan dari perombakan PBSI, mereka langsung menunjukkan performa yang menjanjikan. Bermain di Istora Senayan, Jakarta, Lanny/Apri mendapatkan motivasi berlipat, sehingga mampu melangkah hingga ke babak perempat final.

Pada babak 16 besar, Lanny dan Apriyani berhasil mengalahkan pasangan Hong Kong, Tsang Hiu Yan/Yeung Pui Lam, dalam dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-18. Hasil ini menunjukkan bahwa keduanya telah mulai membangun kepercayaan satu sama lain.

Lanny merasa komunikasinya dengan Apriyani semakin matang. Meskipun masih berstatus atlet junior, ia tidak ragu untuk memberi saran kepada Apriyani saat pertandingan berlangsung. Ia menjelaskan bahwa pada gim pertama, Apriyani sempat bingung, dan ia mencoba menenangkan sang rekan.

“Dari saya sih mungkin gim pertama Kak Apri kan banyak bingungnya, saya berusaha menenangkan Kak Apri-nya,” kata Lanny.

Di gim kedua, situasi justru terbalik. Lanny juga mengalami kebingungan, dan kali ini Apriyani yang menenangkannya. Hal ini menunjukkan bahwa keduanya saling mendukung dan memahami kondisi masing-masing selama pertandingan.

Apriyani juga mengakui bahwa mereka saling melengkapi dan berusaha berkomunikasi sebaik mungkin di lapangan. Menurutnya, Indonesia Masters menjadi kesempatan bagi wakil tuan rumah untuk menunjukkan prestasi mereka, terutama di sektor ganda putri.

Salah satu alasan mengapa peluang ini begitu penting adalah karena beberapa unggulan dari sepuluh besar dunia absen dalam turnamen ini. Dengan demikian, para atlet Indonesia memiliki kesempatan lebih besar untuk bersaing.

Menurut Apriyani, lawan terberat yang akan dihadapi oleh wakil Indonesia adalah pasangan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Pasangan yang berada di peringkat kedua BWF ini berhasil melangkah ke babak perempat final setelah mengalahkan Kim Yu Jung/Lee Yu Jim.

Pearly/Thinaah merupakan unggulan pertama dalam turnamen ini, mengingat pasangan peringkat pertama dunia, Liu Sheng Shu/Tan Ning, absen. Apriyani menyatakan bahwa hanya pasangan Thailand tersebut yang masuk dalam daftar top 10 dunia.

“Yang top 10 mungkin yang ada tuh hanya (ganda Thailand) Pearly/Thinaah,” ujar Apriyani.

“Jadi hanya apa ya, mungkin kami bisa dapat kesempatan yang cukup baik juga untuk ganda putri Indonesia.”

Apriyani juga menambahkan bahwa momentum ini sangat cocok untuk ganda putri Indonesia, karena jumlah pemain top 10 yang ikut dalam turnamen ini relatif sedikit.

Meski tampil di turnamen perdana mereka, Lanny/Apri belum berani menetapkan target tertentu. Yang jelas, pasangan baru ini bertekad untuk tampil maksimal di setiap pertandingan. Di babak perempat final, mereka akan menghadapi unggulan Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan. Pertandingan tersebut akan digelar hari ini, Jumat (23/1/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *