Gunung Lewotobi Laki-laki Berstatus Level IV, Masyarakat Diminta Waspada
Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berada dalam status Level IV (AWAS) dengan meningkatnya aktivitas kegempaan. Dalam enam jam terakhir, tercatat 7 kali tremor non-harmonik dan 2 gempa vulkanik. Aktivitas ini menunjukkan adanya peningkatan kegempaan yang perlu diperhatikan oleh masyarakat sekitar.
Radius 6 kilometer dari pusat erupsi gunung harus dikosongkan. Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang. Selain itu, waspada terhadap potensi banjir lahar hujan dan hujan abu, khususnya bagi warga di daerah sekitar aliran sungai yang bermuara dari puncak gunung.
Informasi Terkini tentang Kondisi Gunung
Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, M. Nurjansyah Dwi Laksona, melaporkan kondisi gunung dalam periode 00.00-06.00 Wita pada Senin (1/12/2025). Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
Berdasarkan pengamatan visual, gunung tertutup kabut dengan tingkat tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah ke arah barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 22,6–25°C.
Aktivitas Kegempaan
Dalam laporan tersebut, tercatat:
- 7 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2,2–4,4 mm, dan lama gempa 74–97 detik.
- 2 kali Gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2,2–3,7 mm, S-P 1,4–1,6 detik dan lama gempa 10–19 detik.
- 1 kali Gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 3,7 mm, S-P 15 detik dan lama gempa 41 detik.
Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki berada di Level IV dengan rekomendasi sebagai berikut:
- Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 km dari pusat erupsi.
- Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
- Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
- Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
- Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-laki.
Informasi Tambahan
Untuk informasi lebih jelas, masyarakat dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.