22 April 2026
Wapres-Gibran-terima-kunjungan-PM-Singapura-061124-fzn-5.jpg

Kehidupan Hafithar, Bocah SD yang Viral karena Perjalanan Jauh ke Sekolah

Hafithar Hasan (8), seorang siswa kelas 1 SDN Klender 04, Jakarta Timur, kini menjadi sorotan publik setelah viral karena perjalanannya yang jauh setiap hari. Dari Tangerang, ia harus menempuh jarak sekitar 70 kilometer menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) untuk sampai ke sekolahnya di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Awal Cerita: Perjalanan Berat dan Keberanian Hafithar

Sebelumnya, Hafithar tinggal di Tangerang bersama ibunya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga. Setiap pagi, ia berangkat sejak pukul 03.44 WIB, melewati perjalanan panjang yang membuat banyak orang terkejut. Meski begitu, Hafithar tidak pernah terlambat datang ke sekolah dan selalu aktif dalam kegiatan belajar.

Pada akhir November 2025, Hafithar dijemput oleh pihak sekolah dan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur. Ia kemudian ditampung sementara di rumah temannya bernama Gibran, yang tinggal dekat sekolah. Orang tua Gibran dengan sukarela memberikan tempat tinggal untuk Hafithar agar tidak perlu lagi naik KRL setiap hari.

Pengambilan Keputusan untuk Pindah Sekolah

Meskipun kini tinggal di rumah Gibran, Hafithar akan berpisah dengan temannya itu setelah pembagian rapor semester 1. Keputusan untuk pindah sekolah diambil karena ibunya kini mendapat pekerjaan baru sebagai asisten rumah tangga di Parung, Kabupaten Bogor. Hafithar akan pindah ke sekolah yang berada di dekat rumah barunya di Parung.

“Kebetulan bosnya itu baik ya dan mencarikan sekolah untuk Hafithar nanti bersama-sama dengan anak-anaknya bosnya nanti untuk di semester 2,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala SDN Klender 04, Dwiyanti Lestari.

Bantuan dari Wali Kota Jakarta Timur

Kisah Hafithar juga menarik perhatian Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin. Semangat dan tekad bocah tersebut membuatnya terharu. “Jadi itu kan dulu orang tuanya itu bekerja di Kelender. Kemudian sekarang kerjanya sudah beralih ke Tangerang. Dan anak tersebut bersekolah di SD, salah satu SD di daerah Klender,” ujar Munjirin.

Munjirin juga memastikan bahwa Baznas Bazis Jakarta Timur memberikan peralatan sekolah seperti tas, sepatu, seragam, dan lainnya untuk Hafithar. Pihaknya akan terus memantau bocah tersebut agar bisa menjamin keberlangsungan pendidikan selama di SDN 04 Klender, Jakarta Timur.

Keberhasilan dan Kepribadian Hafithar

Menurut Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Pendidikan Kecamatan Duren Sawit, Farida Farhah, Hafithar adalah siswa yang cerdas, berani, dan mandiri. Ia dikenal aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan tidak tampak lelah meski harus menempuh perjalanan jauh setiap hari.

“Hafithar ini anak cerdas. Anak pintar, berani, mandiri, dan memang anak cerdas,” ujar Farida Farhah.

Hafithar juga dikenal ramah dan aktif berkomunikasi dengan teman-temannya. Bahkan, saat berada di Tangerang bersama ibunya, ia tetap rajin berangkat ke sekolah meski jaraknya jauh.

Video yang Membuatnya Viral

Sebuah video merekam Hafithar sedang mempercayai tali sepatunya saat turun di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, membuatnya viral. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @mujisambo dan mengundang reaksi positif dari netizen.

“Kaget ada anak SD yang sudah berangkat sekolah jam segini, jam 04.40 WIB. Anak SD sudah pergi sekolah. Masya Allah dek,” ucap pengguna akun tersebut.

Kesimpulan

Hafithar Hasan adalah contoh semangat dan ketekunan seorang bocah SD yang berjuang demi pendidikan. Meski harus menempuh perjalanan jauh, ia tetap aktif dan disiplin. Dengan dukungan dari guru, warga sekitar, dan pemerintah, Hafithar kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya dengan lebih nyaman.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *