23 April 2026
IMG-20240607-WA0001_copy_1200x800_1.jpg

Penembakan di Kompleks Ruko Blok C, Personel Gabungan Bergerak Cepat

Pada malam hari tanggal 28 Oktober 2025, sebuah peristiwa penembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terjadi di Kompleks Ruko Blok C, Jalur 1, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul 19.20 WIT, ketika dua karyawan konter HP, yaitu Firman (30) dan Fikri (20), sedang bekerja di dalam Basta Cell.

Tiba-tiba, terdengar suara benturan keras seperti lemparan batu mengenai pintu besi konter. Saat korban keluar untuk memeriksa situasi, tampaknya kondisi masih normal. Namun, sesaat setelah kembali masuk, pelaku yang tidak dikenal muncul di pojok ruangan sambil membawa senjata laras panjang.

Pelaku sempat mengacungkan senjata berulang kali dan mengarahkan larasnya ke arah dalam konter. Melihat hal tersebut, korban Firman langsung bersembunyi dengan cara tiarap untuk melindungi diri, sementara Fikri yang sedang memperbaiki ponsel baru menyadari bahaya ketika mendengar letusan senjata.

Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri ke arah belakang kompleks ruko. Mendengar suara tembakan, seorang saksi berinisial W yang berada sekitar 20 meter dari lokasi melihat seseorang berlari ke arah belakang Ruko Blok C.

Beberapa saat kemudian, masyarakat sekitar melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dan Brimob Kompi 3 segera menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan penyisiran di area sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Aparat juga melakukan patroli keliling Kota Dekai guna memastikan situasi kembali aman dan kondusif. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa tindakan cepat personel di lapangan merupakan bukti kesigapan Polri dalam menjaga keamanan masyarakat Papua.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba mengganggu ketertiban dan rasa aman masyarakat. Satgas akan terus meningkatkan patroli serta memperkuat kehadiran aparat di titik-titik rawan,” tegas Brigjen Pol. Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau warga agar segera melapor kepada aparat keamanan apabila melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo,” ujarnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz mengecam keras tindakan pihak-pihak yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua. Aksi-aksi kekerasan tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga menghambat pembangunan dan kedamaian yang sedang diupayakan bersama.

Polri mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan sepenuhnya penegakan hukum kepada aparat keamanan. Dengan sinergi antara aparat dan warga, Papua yang aman dan damai akan terus terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *