26 April 2026
AA1P2pZd.jpg

Peran Bahasa Portugis dalam Pendidikan Nasional

Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian, menilai pentingnya melakukan kajian ulang terkait masuknya bahasa Portugis ke dalam kurikulum nasional. Menurutnya, upaya memperkaya pelajaran bahasa asing perlu didukung, namun dalam implementasinya harus dilakukan dengan kajian dan perencanaan yang mendalam.

“Kami tentu menyambut baik setiap upaya pemerintah dalam memperkaya kompetensi bahasa asing peserta didik Indonesia,” ujar Hetifah.

Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian. Ia menilai perlu adanya kajian mendalam terkait masuknya bahasa Portugis ke dalam kurikulum. Prabowo, Presiden Republik Indonesia, menyatakan bahwa bahasa Portugis akan menjadi bahasa prioritas untuk diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia.

Tujuan Pengajaran Bahasa Portugis

Langkah ini bertujuan untuk mendekatkan hubungan antara rakyat Indonesia dan rakyat Brasil. Prabowo mengungkapkan hal tersebut pada Kamis (23/10/2025) saat ia bertemu dengan Presiden Brasil, Luiz InĂ¡cio Lula da Silva, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

“Dan karena pentingnya hubungan ini, saya sudah putuskan bahwa Bahasa Portugis menjadi bahasa prioritas di pendidikan kita karena kita ingin hubungan ini lebih baik,” ucap Prabowo.

Bahasa Portugis merupakan bahasa nasional negara Brasil. Dalam pertemuan tersebut, Lula memberikan apresiasi dengan bertepuk tangan. Prabowo menambahkan bahwa bahasa Portugis akan menjadi salah satu bahasa asing yang dipelajari oleh warga Indonesia, selain bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Jepang, Korea, Prancis, Jerman, dan Rusia.

Keterlibatan Menteri Pendidikan

Terkait hal ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti saintek) Brian Yuliarto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti diminta untuk mengkaji potensi tersebut.

“Mendikbud dan Mendikdasmen harus segera menerjemahkan keputusan Presiden tersebut agar bisa segera diterapkan di sekolah-sekolah,” jelas Lalu.

Lula mengadakan sesi pembicaraan tertutup dengan Prabowo lalu melanjutkannya dengan pertemuan bilateral dengan para menteri dari kedua negara. Kedua Kepala Negara ini juga menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama. Setelah itu, Lula akan menghadiri forum bisnis Indonesia-Brasil di Jakarta.

Hubungan Diplomatis dan Ekonomi

Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, keputusan tentang pengajaran bahasa Portugis sejalan dengan upaya Prabowo dalam membangun hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Brasil. Prabowo ingin membentuk hubungan spesial yang baru atau new special relationship antara dua negara.

“Tadi juga Pak Presiden mengatakan bahwa beliau akan membentuk suatu hubungan yang beliau sebut new special relationship antara Indonesia dengan Brasil,” ujar Sugiono.

Sugiono menjelaskan bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam meningkatkan kerja sama antara kedua negara. Keputusan Prabowo ini diharapkan dapat mempermudah komunikasi antara Indonesia dan Brasil.

Manfaat Pembelajaran Bahasa Portugis

Melalui pembelajaran bahasa Portugis, diharapkan semakin mendukung hubungan diplomatik dan ekonomi yang lebih baik di masa depan. Prabowo meminta agar bahasa Portugis diajarkan, supaya memudahkan kerja sama antara kedua negara.

  • Penulis menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya berdampak pada pendidikan, tetapi juga pada hubungan internasional yang lebih kuat antara Indonesia dan Brasil. Dengan mempelajari bahasa Portugis, generasi muda Indonesia akan lebih mudah berkomunikasi dan bekerja sama dengan negara-negara yang menggunakan bahasa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *