24 April 2026
kurikulum-merdeka-kelas-7-halaman-53-tentang-keadaan-partikelnya.jpg

Penjelasan Peristiwa Berdasarkan Keadaan Partikel

Pembahasan kali ini berfokus pada Bab 2 yang berjudul Zat dan Perubahannya, khususnya soal tentang mengamati keadaan partikel pada berbagai zat. Berikut adalah jawaban dari beberapa pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa Ilmu Pengetahuan Alam edisi 2021.

1. Jelaskanlah peristiwa-peristiwa di bawah ini dari segi keadaan partikel-partikelnya.

a. Kalian tidak dapat menghancurkan baja dengan tangan kalian

Baja termasuk dalam zat padat. Partikel-partikel dalam zat padat memiliki ikatan yang sangat kuat dan saling menempel erat satu sama lain. Sehingga, untuk menghancurkan baja diperlukan energi atau gaya yang sangat besar, seperti menggunakan alat pengerja logam. Tangan manusia tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk memecahkan ikatan antar partikel baja.

b. Susu dapat mengalir dan mengikuti bentuk gelas atau cangkir atau termos

Susu merupakan zat cair. Partikel-partikel dalam zat cair memiliki ikatan yang lebih lemah dibandingkan zat padat, sehingga partikel dapat bergerak satu sama lain. Hal ini memungkinkan susu untuk mengalir dan mengisi wadah sesuai bentuknya.

c. Kalian dapat merasakan hembusan angin di wajah kalian

Angin terdiri dari partikel udara yang bergerak bebas. Partikel gas dalam udara memiliki jarak antar partikel yang jauh dan bergerak cepat. Ketika angin menerpa wajah, partikel-partikel ini menyentuh kulit dan memberikan sensasi hembusan angin.

2. Apakah difusi terjadi lebih cepat dalam cairan atau gas? Jelaskan.

Difusi terjadi lebih cepat dalam gas dibandingkan dalam cairan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan kecepatan gerak partikel. Partikel gas bergerak lebih cepat dan memiliki jarak antar partikel yang lebih jauh dibandingkan partikel cairan. Akibatnya, partikel gas dapat menyebar lebih cepat ke seluruh ruangan.

3. Apabila gula pasir dipindahkan dari satu wadah ke wadah yang lain, apa yang terjadi? Apakah gula pasir termasuk zat padat atau zat cair? Jelaskan alasan kalian.

Gula pasir akan berubah bentuk sesuai dengan wadahnya, tetapi secara keseluruhan gula pasir tetap dalam bentuk padat. Partikel gula pasir memiliki ikatan yang kuat dan tidak mudah bergerak satu sama lain. Oleh karena itu, gula pasir termasuk dalam zat padat.

4. Bayangkanlah kalian dan teman-teman kalian adalah partikel air. Buatlah cerita tentang diri kalian, mulailah dengan wujud air sebagai zat padat atau es, uraikanlah perubahan yang terjadi pada diri kalian saat kalian berubah menjadi cair dan kemudian kalian berubah wujud menjadi gas.

Saat kita berada dalam bentuk es, kita bergerak sangat lambat dan saling menempel erat. Saat suhu meningkat, kita mulai bergerak lebih bebas dan berubah menjadi bentuk cair. Setelah itu, ketika suhu terus meningkat, kita berubah menjadi uap air dan bergerak sangat cepat serta menyebar ke segala arah.

5. Ketika Dewi baru pulang sekolah dan hendak memasuki rumahnya, ia sudah dapat merasakan wangi melati padahal sumber pengharum ruangan tersebut diletakkan di ruangan keluarga, yang berada di bagian belakang rumah. Jelaskan mengapa hal ini bisa terjadi.

Ini terjadi karena partikel-partikel aroma melati bergerak dalam bentuk gas. Partikel-partikel ini menyebar melalui udara dan mencapai hidung Dewi meskipun sumber aromanya berada di ruangan lain. Proses ini disebut difusi, yaitu perpindahan partikel dari area dengan konsentrasi tinggi ke area dengan konsentrasi rendah.

6. Buatlah model partikel dengan menggunakan barang-barang bekas pakai yang ada di sekitar kalian. Model kalian memiliki tiga lapisan, yaitu padat pada lapisan paling bawah, di tengah adalah lapisan partikel zat cair dan bagian paling atas adalah partikel-partikel dalam gas.

Model ini dapat dibuat dengan menggunakan benda-benda seperti kancing, kertas, dan bola plastik. Lapisan paling bawah digunakan untuk menunjukkan partikel zat padat, lapisan tengah untuk partikel cair, dan lapisan atas untuk partikel gas. Dengan demikian, model ini dapat membantu memahami perbedaan keadaan partikel dalam berbagai wujud zat.




Demikian penjelasan lengkap mengenai peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan keadaan partikel-partikel berdasarkan konsep IPA Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka. Setiap jawaban dapat bervariasi sesuai dengan pemahaman dan kreativitas masing-masing siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *