Peristiwa Hujan Deras dan Angin Kencang di Majalengka
Pada beberapa waktu lalu, wilayah Kelurahan Cikasarung, Kecamatan/Kabupaten Majalengka mengalami peristiwa hujan deras yang disertai dengan angin kencang. Kejadian ini menyebabkan rumah milik warga bernama Juardi roboh. Musibah ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar, terutama bagi keluarga Juardi yang tinggal di lokasi tersebut.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Majalengka Kota, IPTU Piki Krismanto, langsung turun tangan untuk memimpin aksi gotong royong bersama berbagai pihak. Aksi ini melibatkan unsur Muspika Kecamatan Majalengka, perangkat kelurahan, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini dilakukan pada hari Jumat (24/10/2025) sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terkena dampak bencana.
Gotong royong ini tidak hanya bertujuan untuk membangun kembali rumah Juardi, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Menurut IPTU Piki Krismanto, aksi ini adalah bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Selama dua hari pelaksanaan gotong royong, personel Polsek Majalengka Kota memberikan bantuan berupa material bangunan seperti semen, genting, dan kayu. Partisipasi masyarakat sangat antusias, menciptakan suasana kerja bakti yang hangat dan penuh kekeluargaan. Mereka bekerja sama dengan baik, sehingga proses pemulihan rumah dapat selesai lebih cepat dari perkiraan.
“Alhamdulillah, rumah Bapak Juardi kini sudah bisa ditempati kembali. Semua berkat kekompakan warga, Muspika, dan seluruh pihak yang peduli. Ini bukti bahwa solidaritas masih hidup kuat di Majalengka,” ujar IPTU Piki Krismanto.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Majalengka, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H, memberikan apresiasi atas respons cepat jajarannya dalam menghadapi bencana. Ia menekankan bahwa aksi gotong royong ini juga menjadi pengajaran penting bagi masyarakat tentang arti pentingnya kerja sama, gotong royong, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
Sementara itu, Juardi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak. “Saya kira akan lama rumah ini berdiri lagi, tapi ternyata cepat karena banyak yang bantu. Polisi datang langsung ikut kerja. Saya terharu sekali,” ucapnya.
Juardi menilai bahwa aksi gotong royong yang dipimpin oleh Polri tidak hanya bertujuan untuk menjaga ketertiban, tetapi juga meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan solidaritas di tengah masyarakat Majalengka.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Majalengka pada periode 21–23 Oktober 2025 mengalami hujan dengan curah sekitar 50 milimeter per hari. Suhu maksimum mencapai 30,6°C, sementara kecepatan angin rata-rata sebesar 9,7 kilometer per jam.