28 April 2026
AA1HBSyS.jpg

Dewa News – Bencana tanah longsor kembali memakan korban jiwa. Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun, Muhammad Nazril Ilham, tewas secara tragis setelah tertimpa Tembok Penahan Tanah (TPT) yang roboh di Kampung Mekarjaya, Desa Cikubang, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu sore 28 Juni 2025.

Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, sesaat setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Saat kejadian, korban yang akrab disapa Nazril baru saja pulang dari pengajian bersama kerabatnya di sebuah masjid tak jauh dari rumah. Ia sempat singgah di warung kecil untuk membeli permen, sebelum melanjutkan perjalanan pulang seorang diri.

Namun naas, ketika melintasi sebuah jalan setapak di samping rumah tetangga, tembok penahan tanah sepanjang lima meter dan tinggi sekitar tiga meter tiba-tiba ambrol. Material longsoran menimpa tubuh kecil Nazril yang sedang melintas, hingga terlempar ke saluran pembuangan air di bawahnya.

“Korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan tas mengaji masih digendong. Ia langsung dievakuasi warga ke Puskesmas Taraju, namun nyawanya tak tertolong karena luka parah di bagian kepala,” ujar Kapolsek Taraju, Iptu Ali.

Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Tasikmalaya, Bripka Triana Anggasari, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut bahwa longsor diduga kuat akibat kondisi tanah yang labil pascahujan lebat yang mengguyur sejak pukul 15.00 WIB.

“Longsor ini bukan hanya menewaskan korban, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada dua rumah warga di sekitar lokasi,” tambah Triana.

Petugas dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang turun ke lokasi menyebutkan bahwa tembok yang roboh merupakan bagian dari struktur penahan tebing di permukiman padat. Saat hujan mereda, suara gemuruh terdengar dari arah belakang rumah warga, disusul robohnya TPT yang langsung menimpa korban.

“Awalnya hanya ada pergerakan tanah, lalu TPT ikut ambrol. Ini jadi peringatan serius bagi warga di wilayah rawan longsor, terutama saat musim hujan,” kata Apie, petugas BPBD di Kecamatan Taraju.

Jenazah Muhammad Nazril Ilham langsung dimakamkan malam harinya di TPU setempat. Kepergian bocah ceria ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga kampung yang mengenalnya sebagai anak yang rajin dan taat beribadah.

Pihak kepolisian bersama BPBD saat ini masih melakukan pemantauan dan pendataan rumah-rumah yang berada di zona rawan, serta menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *