Cirebon – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota mengerahkan tim urai di sejumlah titik rawan kepadatan di Jalur Pantai Utara (Pantura) Cirebon, Jawa Barat, guna mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan pemudik yang kembali pada Sabtu (5/4), atau H+4 Lebaran.
Kepala Satlantas Polres Cirebon Kota, AKP Ngadiman, menyatakan bahwa pengamanan ini dilakukan dengan menempatkan 55 personel di jalur arteri, dalam kota, hingga ruas jalan tol. “Selain anggota yang tergelar, kami juga menerjunkan tim urai untuk mengurai apabila ada kepadatan di titik-titik tertentu,” katanya di Cirebon, Sabtu (5/4/2025).
Dua titik yang menjadi fokus pengawasan adalah Bundaran Kedawung dan simpang empat Kanggraksan, yang sering menjadi lokasi kepadatan arus lalu lintas di Jalur Pantura Cirebon. Petugas melakukan pemantauan ketat dan pengaturan lalu lintas secara berkala di titik-titik tersebut.
Ngadiman menjelaskan bahwa arus lalu lintas di jalur arteri pada Sabtu pagi masih terpantau lancar. Namun, potensi peningkatan volume kendaraan tetap diantisipasi karena aktivitas masyarakat diperkirakan meningkat pada siang hingga malam hari. “Kondisi jalur arteri Pantura saat ini masih normal lancar. Mungkin karena aktivitas masyarakat belum terlalu ramai,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, rekayasa lalu lintas akan dilakukan di sejumlah titik, termasuk di simpang empat Kanggraksan. Arus dari arah Kuningan dan dari dalam kota akan dialihkan untuk menghindari pertemuan kendaraan yang dapat menyebabkan kemacetan. “Arus dari Kuningan kami belokkan ke kiri dan dari dalam kota juga kami arahkan ke kiri agar tidak terjadi persimpangan di sana. Ini untuk mengurangi hambatan,” kata Ngadiman.
Polres Cirebon Kota mengimbau para pengendara untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan menjaga ketertiban selama perjalanan. Sementara itu, petugas traffic count Dishub Kota Cirebon, Libo Widi, mencatat bahwa 34.634 kendaraan telah melintasi ruas arteri di daerah tersebut sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Rata-rata kendaraan yang melintas per jam adalah 1.443 unit, dengan dominasi kendaraan roda dua yang mengarah ke Jakarta.
Sumber: (ANTARA)