Jakarta – Usai diperkenalkan secara resmi pada Minggu (12/1), pelatih kepala tim nasional Indonesia Patrick Kluivert langsung menjalani serangkaian agenda padat untuk memulai perjalanan karirnya di Indonesia. Kluivert telah melakukan pertemuan dan diskusi dengan petinggi-petinggi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk membahas arah sepak bola Indonesia ke depannya.
Selain itu, mantan asisten pelatih tim nasional Belanda tersebut juga langsung mengajak makan malam lima pemain tim nasional Indonesia yang kini merumput di Liga 1. Kluivert menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk saling mengenal para pemain yang berada di tim Garuda saat ini. Mengenai siapa saja pemain timnas Indonesia yang diajaknya untuk makan malam, Kluivert enggan menjelaskan secara detail.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengkonfirmasi agenda padat yang dijalani pelatih berkebangsaan Belanda tersebut sejak hari pertama ditunjuk sebagai juru taktik. Kluivert melakukan kunjungan ke pemusatan latihan (TC) tim nasional Indonesia U-20 yang berada di Stadion Madya, Jakarta. Skuad Garuda Muda yang kini ditangani Indra Sjafri memang menjadi salah satu perhatian khusus Kluivert yang dibebankan tugas untuk mencari bakat pemain lokal.
“Tentu banyak PR yang harus dilakukan oleh tim pelatih yang baru. Mereka terus mencari bakat pemain lokal, salah satunya pemain U-20 yang hari ini sedang latihan di Stadion Madya, Jakarta dengan pelatih Indra Sjafri,” kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin. Selain mengunjungi pemusatan latihan Arkhan Kaka dan kawan-kawan, legenda sepak bola Ajax Amsterdam tersebut melihat sejumlah fasilitas di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), seperti peralatan kebugaran dan infrastruktur pendukung lainnya.
Kluivert bersama jajaran pengurus PSSI juga melakukan kunjungan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk membahas mengenai pembinaan dan potensi-potensi pesepakbola di Tanah Air. Sebagai kepala pelatih, Kluivert memberikan pernyataan bahwa ia tidak akan memberikan garansi pemanggilan ke timnas kepada pemain yang minim menit bermain di klub. Hal ini akan menciptakan persaingan yang lebih sehat di dalam skuad tim nasional Indonesia.
Jam terbang di klub menjadi indikator dan patokan untuk memanggil pemain masuk ke dalam skuad timnas. Dengan banyaknya jam terbang yang diberikan oleh klub kepada pemain, staf pelatih timnas dapat dengan mudah menilai performa pemain tersebut. Pemain yang minim jam terbang biasanya akan kesulitan beradaptasi dengan ritme permainan tim. Kondisi ini umum diterapkan oleh timnas di sejumlah negara sebagai indikator pemanggilan pemain karena persiapan di timnas cenderung lebih singkat.
Tugas berat lainnya bagi Kluivert adalah pencarian bakat pemain-pemain yang kini tengah bersaing di Liga Indonesia. Secara menit bermain, pemain-pemain dengan label tim nasional mendapatkan garansi waktu bermain secara reguler ketika bersaing di Liga Indonesia. Namun, tim kepelatihan Kluivert akan menerapkan langkah selektif terhadap pemain-pemain tersebut, apakah mereka mampu masuk dalam standar, sesuai dengan kebutuhan tim, dan mampu bermain dalam skema yang diinginkannya. Dari portofolio pelatih berusia 48 tahun tersebut, Kluivert telah berpengalaman dalam memantau pemain-pemain berbakat karena sebelumnya pernah bertugas sebagai Direktur Akademi Barcelona.
Tugas Kluivert lainnya adalah membentuk staf kepelatihan. Saat ini, Kluivert hanya mempunyai dua asisten pelatih yang secara resmi bergabung, yakni Denny Landzaat dan Alex Pastoor. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengkonfirmasi bahwa staf kepelatihan dari mantan pemain yang masuk dalam generasi emas Ajax Amsterdam tersebut akan mendapatkan tambahan tim kepelatihan, yakni pelatih performa, pelatih kiper, dan video analis. “Nanti di bulan Februari akan ada pelatih performa dan pelatih penjaga gawang, biar pelatih kepala Patrick Kluivert yang mengumumkan. Selain itu ada juga pelatih video analis,” ujar mantan Presiden Inter Milan tersebut.
Kluivert kini mempunyai waktu hingga bulan Februari untuk membentuk tim kepelatihan, dengan kebebasan dari PSSI untuk menentukan stafnya sendiri. Selain itu, Kluivert juga akan melakukan seleksi terhadap pelatih-pelatih lokal yang mempunyai jatah dua slot dalam tim kepelatihannya. Setumpuk tugas tersebut menjadi tanggung jawab Kluivert sebelum menghadapi pertandingan perdana bersama timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Usai resmi diperkenalkan, Kluivert akan kembali ke Belanda dan memulai perjalanan memantau bakat-bakat lokal pada 8 Februari mendatang ketika Dewa United menjamu Persija Jakarta pada pertandingan lanjutan Liga Indonesia.
Kluivert juga diberi tugas untuk terus menjalin komunikasi dengan sejumlah pemain diaspora, seperti bek Royal Antwerp Jairo Riedewald. Masih tersisa sekitar dua bulan bagi Kluivert untuk menyelesaikan tugas-tugasnya sebelum menghadapi ujian sebenarnya yakni putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.