19 April 2026
IMG20250114102752

Jakarta – Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Fauzi menyatakan bahwa pihaknya akan melibatkan guru dan murid dalam mengevaluasi makanan bergizi gratis yang diproduksi di dapur makanan Seskoal. “Evaluasi dilakukan setiap Sabtu dan Minggu. Kami meminta pendapat dari salah satu murid secara acak, yang kemudian dijadikan bahan evaluasi,” kata Fauzi saat ditemui dalam kegiatan peninjauan makan bergizi gratis di SMA 1 Hang Tuah, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa.

Menurut Fauzi, evaluasi ini perlu dilakukan agar program makan bergizi gratis bisa semakin baik ke depannya, terutama dalam bidang gizi menu makanan, proses pengantaran, dan terakhir rasa. Tidak hanya pihak sekolah, TNI AL juga akan melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi teknis mingguan. Peran BGN sangat krusial karena mereka memastikan seluruh makanan yang diproduksi memiliki nilai gizi tinggi.

Fauzi melanjutkan bahwa sejauh ini program makan bergizi gratis yang dijalankan telah berlangsung selama dua hari. Selama dua hari tersebut, ia mengaku program andalan Presiden Prabowo Subianto itu telah berjalan dengan lancar. Guru dan murid pun sangat antusias dalam menjalankan program tersebut. Fauzi berharap situasi kondusif ini terus berlanjut sehingga pendistribusian makanan bergizi bisa berjalan secara maksimal.

Dapur bentukan Seskoal dapat memproduksi 3.000 porsi makanan bergizi gratis per hari. Makanan tersebut terdiri dari nasi, pisang, ayam, sayur, tahu, tempe, dan buncis. Makanan ini disebar ke delapan sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA yang ada di sekitar wilayah Seskoal, termasuk SMA 1 Hang Tuah. Ke-3.000 porsi makanan bergizi ini merupakan hasil produksi dari 47 orang yang terdiri dari juru masak khusus Seskoal dan warga setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *