19 April 2026
57f99bd8-6bad-4cdc-bfff-0fcbe83609b7

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksamana Madya TNI Irvansyah, mengumumkan bahwa Bakamla RI dan China Coast Guard telah menyelesaikan draf nota kesepahaman (MoU) untuk melanjutkan kerja sama di masa depan. Sejak Rabu (8/1), Laksdya Irvansyah bersama pejabat utama Bakamla RI berada di Beijing, China, dan pada Jumat, mereka berada di Guangzhou untuk mengikuti pertemuan tingkat tinggi pertama antara Bakamla RI dan China Coast Guard. “Kami sepakat untuk kerja sama mencakup peningkatan kapasitas lembaga (capacity building), kunjungan persahabatan perwira senior maupun kapal masing-masing lembaga, dan dua lembaga sepakat saling mendukung kegiatan multilateral yang diselenggarakan oleh masing-masing pihak,” kata Kepala Bakamla RI saat dihubungi di Jakarta. Kesepakatan ini mencakup peningkatan kapasitas lembaga, kunjungan persahabatan perwira senior dan kapal, serta dukungan terhadap kegiatan multilateral.

Pertemuan pertama antara Bakamla RI dan CCG diadakan di Beijing pada Rabu. Kunjungan dilanjutkan ke markas CCG di Guangzhou pada Jumat. Pertemuan ini merupakan pertemuan kementerian dan lembaga pertama antara Indonesia dan China untuk menindaklanjuti kesepakatan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada 9 November 2024.

Kesepakatan antara kedua pemimpin dituangkan dalam Pernyataan Bersama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah China tentang Peningkatan Kemitraan Strategis Komprehensif dan Komunitas China-Indonesia untuk Masa Depan Bersama. Terkait pernyataan bersama ini, Irvansyah menyebutkan bahwa Bakamla RI dan CCG menindaklanjuti poin-poin kesepakatan terkait kerja sama bidang keamanan, stabilitas, dan pemanfaatan sumber daya maritim untuk kesejahteraan kedua negara.

Dalam pertemuan di Beijing, delegasi Bakamla RI dipimpin oleh Laksdya Irvansyah, sementara delegasi China Coast Guard dipimpin oleh Direktur Jenderal CCG, Mayor Jenderal Yu Zhong. “Pertemuan itu menandai babak baru hubungan kedua instansi dalam memperkuat keamanan dan keselamatan maritim di kawasan,” demikian siaran resmi Bakamla RI yang diterima di Jakarta, Kamis (9/1). Kedua pihak sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan keamanan dan stabilitas maritim di kawasan.

Pertemuan ini menandai babak baru hubungan kedua instansi dalam memperkuat keamanan dan keselamatan maritim. Kesepakatan ini diharapkan membawa dampak positif bagi stabilitas dan keamanan kawasan, serta peningkatan kapasitas dan kerja sama maritim yang lebih baik antara Indonesia dan China.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *