Program Project Hearts: Membangun Generasi Muda Melalui Sepak Bola dan Pendidikan
Mantan pelatih Timnas Indonesia junior, Indra Sjafri, memberikan ilmu sepak bola kepada sejumlah anak-anak di Kalibaru, Jakarta Utara. Kehadirannya dalam kegiatan ini menjadi bagian dari peluncuran program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang diinisiasi oleh PSA Indonesia, yaitu Project Hearts.
Project Hearts dirancang sebagai inisiatif yang mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan. Fokus utama dari program ini adalah pengembangan generasi muda, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan terhadap sektor pendidikan. Pelaksanaan Football Coaching Clinic di Kalibaru menjadi langkah awal dari upaya jangka panjang dalam membentuk generasi muda yang percaya diri, tangguh, serta mampu berkontribusi lebih luas bagi lingkungan sekitarnya.
Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu (18/4/2026) di Stadion Mini Kalibaru. Indra Sjafri memimpin langsung sesi pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih empat jam. Sebanyak 62 anak dan enam pelatih lokal yang mewakili 14 komunitas di kawasan pesisir Kelurahan Kalibaru turut serta dalam kegiatan ini.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menjalani berbagai bentuk latihan yang terstruktur, mulai dari penguatan kerja sama tim hingga simulasi pertandingan. Aktivitas ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis bermain sepak bola, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin dan sportivitas.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan di tingkat lokal, seperti lurah, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda, mencerminkan adanya sinergi yang kuat antara PSA dan masyarakat Kalibaru dalam mendukung pembinaan generasi muda.
Indra Sjafri menilai banyak bibit-bibit pemain sepak bola yang lahir dari komunitas-komunitas kecil di daerah. Ia menekankan pentingnya karakter yang kuat yang dimiliki para pesepakbola. Penanaman karakter yang baik bisa dipupuk melalui program coaching clinic ini.
“Banyak pemain sepak bola hebat saat ini berasal dari desa dan komunitas-komunitas kecil, seperti anak-anak di Kalibaru ini. Yang terpenting bukan hanya kemampuan teknis yang dikuasai, tetapi juga karakter yang kuat,” ujar Indra Sjafri.
“Melalui pelatihan seperti ini, kami berharap dapat menanamkan nilai-nilai sportivitas, saling menghormati, dan menghargai perbedaan, karena itulah semangat sejati sepak bola,” tambah mantan pelatih Timnas U-23 Indonesia tersebut.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan olahraga, Project Hearts juga menghadirkan unsur edukasi melalui sesi membaca dalam Bahasa Inggris yang dipandu oleh Reduan Rahim, Assistant Vice President Investments and Business Development PSA. Sesi yang berlangsung di gedung serbaguna Kelurahan Kalibaru ini dikemas secara interaktif guna mendorong anak-anak untuk lebih percaya diri dalam membaca sekaligus mengekspresikan diri menggunakan Bahasa Inggris.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta mendukung perkembangan mereka, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Olahraga membangun stamina dan kerja sama tim, namun pendidikan membangun kepercayaan diri dan membuka peluang. Dengan membaca bersama dan mendorong anak-anak untuk mengekspresikan diri,” ucap Reduan.
“Kami berharap dapat memperluas wawasan mereka serta mendorong mereka untuk percaya pada potensi diri. Ketika anak muda memiliki kepercayaan diri untuk berkomunikasi, mereka juga memiliki keberanian dan ketangguhan untuk meraih impian mereka,” tambahnya.
Sebagai perusahaan operator pelabuhan global terkemuka, PSA meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan pembangunan masyarakat. Melalui Project Hearts, PSA mengimplementasikan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari sekolah, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, hingga mitra strategis lainnya, guna menghadirkan program yang inklusif dan memberikan dampak nyata.
Ong Chiew Suan, Head of Corporate Communications and Commercial PSA Southeast Asia, menegaskan bahwa inisiatif ini disusun berdasarkan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan masyarakat serta dibangun melalui kemitraan yang kuat, terpercaya, dan berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa program yang berdampak harus berkembang bersama masyarakat dan menciptakan nilai jangka panjang. Project Hearts merupakan inisiatif jangka panjang yang membuka peluang berkelanjutan bagi generasi muda untuk belajar, berkembang, dan mencapai potensi terbaik mereka,” ujar Ong Chiew Suan.
“Seiring dengan investasi PSA di Indonesia, kami juga berkomitmen untuk berinvestasi pada masyarakat di sekitar wilayah operasional kami, mendukung pembangunan yang inklusif, serta membangun ketangguhan untuk masa depan,” tambahnya.
Kegiatan Football Coaching Clinic di Kalibaru ini menjadi yang pertama dari rangkaian berbagai inisiatif dalam Project Hearts. Program ini sekaligus menegaskan komitmen PSA sebagai mitra korporasi yang bertanggung jawab di Indonesia, serta kontribusinya dalam mendukung ketangguhan dan aspirasi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.