Kondisi Listrik yang Terputus di Tapanuli Tengah
Sudah lebih dari seminggu, instalasi aliran listrik terganggu di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah ini menyebabkan infrastruktur, khususnya tiang pengalir listrik, roboh tersapu oleh air.
Warga Desa Tugu Ikan Sibuluan, Yulia, 32 tahun, mengatakan bahwa ketiadaan arus listrik membuat dia dan sejumlah warga lain lebih memilih untuk tetap tinggal di posko pengungsian, meskipun banjir telah surut di wilayahnya.
“Di posko ada genset, setidaknya ada penerangan daripada kami pulang ke rumah,” kata Yulia saat ditemui di posko pengungsian gedung serba guna Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah pada Rabu, 3 Desember 2025.
Kondisi Arus Listrik di Wilayah Tapanuli Tengah
Pantauan yang dilakukan menunjukkan bahwa pada Selasa malam, 2 Desember 2025, arus listrik di sejumlah wilayah Tapanuli Tengah seperti di Kecamatan Andam Dewi, Barus, Sosor Gandong, hingga Pandan masih belum kembali normal.
Sepanjang ruas jalan yang dilalui, nampak wilayah pemukiman warga di sisi kiri dan kanan yang gelap gulita ketika waktu memasuki petang hari.
Upaya Pemerintah dalam Memperbaiki Infrastruktur
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan bahwa pemerintah provinsi telah menggelar rapat darurat bencana bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Bupati Tapanuli Tengah, Ketua DPRD Sumatera Utara, Direktur Utama PT PLN (Persero), Pertamina Patra Niaga, serta politikus Partai Golkar asal Sumatera Utara, Musa Rajekshah.
Dia menuturkan bahwa dalam rapat tersebut, pemerintah provinsi dan pihak terkait akan terus berupaya memperbaiki dan memperlancar arus distribusi hingga pasokan listrik dan BBM di wilayah terdampak. “Kami bahu-membahu memperbaiki akses yang tersendat,” ujar Bobby dalam keterangan tertulis, Rabu.
Target Pemulihan Listrik di Tapanuli Tengah
Dalam kesempatan serupa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa instalasi arus listrik di Tapanuli Tengah kemungkinan akan kembali lancar pada lusa atau Jumat, 7 Desember 2025.
Ia menuturkan bahwa sejumlah material untuk pembangunan infrastruktur sudah tersedia saat ini. Sehingga, jika cuaca bersahabat, maka target arus listrik kembali normal di Tapanuli Tengah akan sesuai dengan waktu yang ditentukan.
“Tolong doakan cuaca bagus, sekarang tower-tower yang jatuh materialnya sudah ada dan saya meminta kepada PLN, Insyaallah, Jumat semua clear, ini bukan pekerjaan mudah,” kata Bahlil.
Ia melanjutkan bahwa Kementerian ESDM juga akan mengoperasikan 40 unit genset dengan kekuatan 6.000 watt untuk menunggu rampungnya hasil instalasi arus listrik.