Penutupan dan Rekayasa Lalu Lintas Selama Jakarta Running Festival 2025
Pada akhir pekan ini, yaitu Sabtu dan Minggu, 25–26 Oktober 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas besar-besaran. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2025 yang diperkirakan diikuti oleh lebih dari 27.000 peserta. Ajang lari internasional ini akan berlangsung di kawasan utama seperti Sudirman–Thamrin hingga Gelora Bung Karno (GBK). Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menjaga keamanan para pelari sekaligus meminimalkan dampak kemacetan bagi masyarakat yang beraktivitas di pusat kota selama dua hari acara berlangsung.
Penutupan dan Pengalihan Lalu Lintas pada Hari Pertama
Pada hari pertama, penutupan sementara akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan utama Jakarta mulai pukul 03.30 WIB sampai 08.30 WIB. Beberapa ruas jalan yang terdampak meliputi:
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan Gerbang Pemuda
- Jalan MH Thamrin
- Jalan Sisingamangaraja
Untuk menghindari gangguan lalu lintas, Dishub DKI juga menyiapkan rute alternatif bagi pengendara motor maupun mobil agar tetap dapat melintas dengan lancar. Berikut beberapa rute alternatif yang bisa digunakan:
-
Utara (Sarinah) → Selatan (Blok M):
Thamrin – Imam Bonjol – Rasuna Said – Tendean – Trunojoyo -
Teluk Betung → Menteng (Timur):
Sudirman – Thamrin – Medan Merdeka Barat – Imam Bonjol -
Menteng → Tanah Abang:
Hos Cokroaminoto – Wahid Hasyim – Mas Mansyur -
St. Karet → Manggarai:
RM Margono – Galunggung – Sultan Agung -
Tanah Abang → Kampung Melayu:
Mas Mansyur – Prof. Dr. Satrio – Casablanca – KH Abdullah Syafei -
Slipi → Cawang:
Gatot Subroto – Simpang Semanggi – S Parman
Penutupan dan Rekayasa Lalu Lintas pada Hari Kedua
Pada hari kedua, cakupan penutupan jalan akan lebih luas, berlangsung mulai pukul 03.00 hingga 09.00 WIB. Ruas jalan terdampak meliputi:
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan MH Thamrin
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan Gerbang Pemuda
- Jalan Asia Afrika
- Jalan Medan Merdeka Barat & Selatan
- Jalan Imam Bonjol (Bundaran HI – Taman Suropati)
- Jalan Hos Cokroaminoto (Imam Bonjol – Rasuna Said, 1 lajur kiri tetap dibuka)
- Jalan HR Rasuna Said (masih bisa dilalui 1 lajur kiri)
- Underpass Mampang–Kuningan
- Jalan Sisingamangaraja
Rute Alternatif pada Hari Kedua
Pengendara diimbau memperhatikan jalur-jalur alternatif berikut untuk menghindari area penutupan:
-
Harmoni → Senen:
Juanda – Pos – Lapangan Banteng – Pejambon – Medan Merdeka Timur – Kramat Kwitang -
Harmoni → Kampung Melayu:
Suryopranoto – Balikpapan – Cideng – Mas Mansyur – Dr. Satrio – Casablanca – KH Abdullah Syafei -
Harmoni → Blok M:
Suryopranoto – Tomang – S. Parman – Pejompongan – Teuku Nyak Arief – Kyai Maja – Panglima Polim -
Tanah Abang → Gambir:
Abdul Muis – Majapahit – Juanda – Gedung Kesenian – Lapangan Banteng -
Kampung Melayu → Palmerah:
KH Abdullah Syafei – Casablanca – Dr. Satrio – Mas Mansyur – Penjernihan – Palmerah Timur -
Cawang → Blok M:
Rasuna Said – Tendean – Trunojoyo – Panglima Polim -
Blok M → Harmoni:
Panglima Polim – Kyai Maja – Teuku Nyak Arief – Tentara Pelajar – Suryopranoto
Imbauan untuk Pengendara Motor dan Mobil
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat, terutama pengendara motor yang beraktivitas di sekitar Sudirman, Thamrin, Senayan, hingga Kuningan, agar menghindari area tersebut pada pagi hari selama dua hari penyelenggaraan acara. Selain itu, disarankan untuk menggunakan transportasi umum seperti MRT Jakarta, TransJakarta, atau KRL yang tetap beroperasi normal dengan beberapa penyesuaian akses di halte tertentu.