Jakarta – Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan event olahraga di Indonesia. Direktur LPDUK, Ferry Yuniarto Kono, menyatakan bahwa evaluasi terhadap event-event yang diselenggarakan pada tahun 2024 menjadi fokus utama untuk perbaikan di masa mendatang.
“Banyak sekali evaluasinya, karena tentu kami sebagai promotor bekerjasama dengan Inaspro itu mungkin yang harus dievaluasi (terkait) pelayanan yang kami berikan sebagai promotor,” ujar Ferry Yuniarto Kono kepada pewarta di Jakarta, Kamis.
Pada tahun 2024, LPDUK telah sukses menggelar berbagai event olahraga, antara lain Mabar di Jaktim (E-sports), Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 (Basket), Badminton Asia (Bulu tangkis), Fun Volley Ball (Voli), dan Holywings Sport Show (HSS) 2024 (Mix Martial Art). Ferry mengakui bahwa sebagai promotor acara olahraga, LPDUK masih dalam tahap adaptasi dan terus belajar dari pengalaman.
Salah satu fokus utama LPDUK adalah meningkatkan pengalaman pengunjung dengan menghadirkan side event yang menarik, seperti eksplorasi budaya dan kuliner. Hal ini bertujuan agar atlet yang diundang tidak hanya berpartisipasi dalam pertandingan utama, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menikmati kekayaan budaya Indonesia.
“Jadi mulai tahun ini kami mulai membiasakan diri, menjadi tuan rumah yang baik, kami bisa membuat banyak side event, sehingga atlet-atlet yang diundang itu ke sini bukan cuma main saja, tapi mereka bisa benar-benar menikmati budaya, kuliner, begitu juga interaksi dengan masyarakat, selain tentu bermain,” ujar Ferry.
LPDUK Kemenpora, sebagai Badan Layanan Umum, memiliki peran penting dalam mengembangkan industri olahraga Indonesia, termasuk industri barang, jasa, dan pariwisata. Lembaga ini juga berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga serta mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi nasional.