22 April 2026
AA1VziPn.jpg



PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang tahun 2025. Pendapatan perusahaan naik sebesar 34,99% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 147,63 miliar menjadi Rp 199,29 miliar.

Beban pokok pendapatan LABS juga meningkat sebesar 32,56% (yoy) menjadi Rp 119,57 miliar. Namun, hal ini tidak mengurangi laba bruto yang berhasil dicatatkan sebesar Rp 79,71 miliar pada tahun 2025. Laba bruto ini meningkat sebesar 38,81% dibandingkan raihan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 57,42 miliar.

Selain itu, beban operasional LABS meningkat sebesar 22,15% (yoy) menjadi Rp 58,23 miliar pada 2025. Setelah dijumlahkan, laba usaha LABS tercatat tumbuh sebesar 120,30% (yoy) menjadi Rp 21,48 miliar dari raihan sebelumnya sebesar Rp 9,75 miliar.

Secara keseluruhan, LABS meraih laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 13,50 miliar pada tahun 2025. Keuntungan ini melonjak sebanyak 357,62% dibandingkan capaian tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 2,95 miliar.

Direktur Utama UBC Medical Indonesia, F.X Yoshua Raintjung menyatakan bahwa pertumbuhan kinerja LABS didorong oleh peningkatan aktivitas penjualan serta ekspansi bisnis di sektor distribusi alat kesehatan. Sementara itu, lonjakan laba LABS terutama ditopang oleh keberhasilan implementasi berbagai inisiatif efisiensi operasional secara konsisten.

Pencapaian LABS pada 2025 merupakan hasil dari peningkatan efisiensi operasional, memperluas jaringan distribusi serta menjaga kualitas layanan kepada pelanggan. “Kinerja positif ini menunjukkan komitmen kami dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Kami optimis dapat mempertahankan pertumbuhan ke depan,” ujar Yoshua melalui keterangan tertulis.

Optimisme LABS untuk mempertahankan momentum pertumbuhan kinerja akan ditopang oleh sejumlah langkah strategis. Antara lain:

  • Inovasi produk
  • Ekspansi pasar
  • Penguatan kemitraan strategis
  • Pengelolaan keuangan yang prudent

LABS Chart

by TradingView

Menurut laporan keterbukaan informasi yang dirilis di Bursa Efek Indonesia, daerah distribusi LABS mencakup 19 wilayah di Indonesia, termasuk kota-kota besar dengan populasi tinggi. Pemasaran dilakukan dengan menyasar pelanggan swasta maupun pemerintah.

Pelanggan Business-to-Business (B2B) LABS pada tahun 2025 mencakup:

  • Rumah sakit (76)
  • Instansi (27)
  • Laboratorium (26)
  • Puskesmas (7)
  • Universitas (3)
  • Institusi lainnya (33)

Memasuki tahun 2026, LABS memandang industri alat kesehatan di Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan yang kuat seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, penguatan sistem kesehatan nasional, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap layanan diagnostik yang berkualitas.

LABS mengusung tiga strategi utama pada tahun ini:

  1. Penguatan portofolio produk dan inovasi teknologi

    Strategi ini dilakukan melalui kerja sama dengan prinsipal global serta pengembangan produk yang memiliki nilai tambah tinggi. Fokus utama diarahkan pada produk diagnostik laboratorium, alat kesehatan rumah sakit, serta teknologi medis yang mendukung efisiensi layanan kesehatan. Selain itu, LABS akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan digitalisasi dalam sistem distribusi serta layanan purna jual guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

  2. Ekspansi jaringan distribusi nasional

    LABS berencana memperluas jaringan distribusi di berbagai wilayah strategis di Indonesia, khususnya di kota-kota dengan pertumbuhan fasilitas kesehatan yang tinggi. Penguatan jaringan distribusi juga akan didukung oleh peningkatan kapasitas logistik serta sistem manajemen rantai pasok yang lebih terintegrasi.

  3. Eksplorasi dan penetrasi segmen baru

    LABS akan menjajaki dan mengembangkan segmen pasar baru yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, dengan memaksimalkan produksi dalam negeri. Upaya penetrasi akan didukung oleh inovasi layanan, penguatan kapabilitas pemasaran, serta kolaborasi strategis guna memperluas jangkauan dan meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *