Dewa News -.CO.ID – JAKARTA
Perusahaan energi terbarukan, PT Xurya Daya Indonesia (Xurya), melihat adanya peluang besar di pasar jasa pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau engineering, procurement, and construction (EPC) di Indonesia.
Vice President Operations Xurya, Philip Effendy, menyatakan bahwa nilai pasar EPC saat ini diperkirakan mencapai US$ 1,4 miliar atau sekitar Rp 24,3 triliun. Ia memproyeksikan bahwa market size EPC dapat meningkat menjadi US$ 7,9 miliar atau sekitar Rp 133,5 triliun pada 2030. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sekitar lima kali lipat dari sekarang.
“Proyeksi ini mencerminkan besarnya potensi teknis akan kebutuhan mitra EPC yang berkualitas dan menjadi lokomotif penggerak pertumbuhan industri PLTS Atap dan Non-Atap,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, kapasitas terpasang PLTS Non-Atap diperkirakan tumbuh dari 25,5 MW pada 2021 menjadi 1.019,5 MW pada 2025. Sementara itu, sejak 2018 hingga 2025, kapasitas terpasang PLTS Atap meningkat pesat dari 86 MW pada 2021 menjadi 773 MW.
Xurya mengamati lonjakan ini menunjukkan adopsi energi surya yang semakin luas, sekaligus menegaskan kontribusi EPC dalam merealisasikan proyek-proyek energi surya yang berkelanjutan.
Hingga saat ini, lanjut Philip, pihaknya telah menangani lebih dari 300 proyek dengan total kapasitas lebih dari 200 MW. Menurut dia, capaian ini dapat diraih berkat kolaborasi dengan mitra EPC lokal.
“Mereka menjadi penghubung utama antara perencanaan dan implementasi proyek, memastikan inovasi teknologi tidak hanya berhenti di tahap konsep, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Untuk diketahui, EPC terdiri dari tiga pilar:
-
Engineering
Fokus pada penerjemahan inovasi energi surya menjadi solusi nyata melalui perencanaan teknis yang matang, desain sistem yang efisien, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan. -
Procurement
Memegang peran krusial dalam memastikan kualitas dan keberlanjutan proyek melalui pemilihan material yang andal, efisien secara biaya, serta pengadaan tepat waktu untuk mendukung kelancaran implementasi. -
Construction
Merupakan implementasi dari perencanaan dan pengadaan. Sistem energi surya dibangun dengan fokus pada keselamatan, kualitas, dan ketepatan waktu agar kinerja jangka panjangnya optimal.
Dengan perkembangan yang pesat di sektor energi surya, peran EPC menjadi semakin penting. Xurya percaya bahwa kolaborasi dengan mitra EPC lokal akan terus menjadi kunci sukses dalam menjawab permintaan pasar yang meningkat.
Selain itu, Xurya juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jaringan mitra kerja. Dengan komitmen pada inovasi dan keberlanjutan, perusahaan berharap dapat menjadi bagian dari transformasi energi nasional.
Kemajuan yang terjadi di sektor EPC menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan seperti Xurya, sektor ini bisa menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan energi nasional yang berkelanjutan.