22 April 2026
AA1YEqx5.jpg

Kepemilikan Saham Intiland oleh Lo Kheng Hong Terus Bertambah

Seiring dengan mendekatnya momen Lebaran 2026, Lo Kheng Hong kembali memperluas kepemilikan sahamnya terhadap PT Intiland Development Tbk. (DILD). Aksi pembelian saham ini tercatat dalam data yang dirilis oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Minggu (15/3/2026), di mana Lo Kheng Hong melakukan pembelian sebanyak 1,10 juta lembar saham DILD pada tanggal 10 Maret 2026.

Setelah aksi tersebut, kepemilikan saham Lo Kheng Hong terhadap DILD meningkat menjadi 702,43 juta lembar atau setara dengan 6,78%. Hal ini menunjukkan bahwa Lo Kheng Hong terus berupaya untuk memperkuat posisi keuangannya di perusahaan properti tersebut.

Penambahan Kepemilikan Saham Secara Bertahap

Sejak awal tahun 2026, Lo Kheng Hong tercatat gencar membeli saham DILD. Sampai dengan Senin (9/3/2026), ia telah membeli sebanyak 6,26 juta lembar saham DILD. Terbaru, ia kembali membeli sebanyak 2,2 juta lembar saham DILD melalui PT Sinarmas Sekuritas.

Selain itu, pada pekan lalu, Lo Kheng Hong juga terpantau membeli sebanyak 200.000 lembar saham DILD per 5 Maret 2026. Aksi akumulasi saham ini berlanjut pada Jumat (6/3/2026), ketika ia membeli sebanyak 2,9 juta lembar saham DILD lewat PT Sinarmas Sekuritas.

Awal Kepemilikan Saham Lo Kheng Hong terhadap DILD

Nama Lo Kheng Hong mulai muncul sebagai pemegang saham besar DILD di atas 5% sejak 10 Agustus 2022. Pada saat itu, ia membeli sebanyak 453,1 juta lembar saham DILD dengan harga rata-rata Rp147, yang senilai sekitar Rp66,6 miliar.

Seiring waktu, Lo Kheng Hong terus menambah kepemilikan sahamnya. Dalam sebuah tayangan YouTube Intiland Development (tayang 23/6/2023), Lo Kheng Hong menjelaskan alasan mengapa ia memilih untuk membeli saham Intiland.

Alasan Mengapa Lo Kheng Hong Membeli Saham Intiland

Lo Kheng Hong menyatakan bahwa ia pertama-tama mengecek profil jajaran direksi dan komisaris Intiland. Dari hasil pengecekan tersebut, ia menemukan bahwa jajaran direksi dan komisaris Intiland memiliki reputasi profesional dan berintegritas.

Selain itu, ia juga mempelajari nilai proyek yang sedang dikerjakan oleh Intiland. Dari informasi yang diperoleh dari direktur Intiland pada masa itu, diketahui bahwa nilai proyek mencapai Rp20 triliun.

“Market cap-nya berapa? Rp1,5 triliun, properti yang dimiliki Rp20 triliun. Anggap ada utang Rp3 triliun, masih ada Rp17 triliun sisanya dibagi jumlah saham 10 miliar, kan Rp1.700. Kan mercy harga bajaj ya!” ujarnya.

Atas dasar pertimbangan tersebut, Lo Kheng Hong kemudian lebih mendalami laporan keuangan dan profil properti milik DILD sebelum memutuskan untuk membeli saham perseroan.

Informasi Tambahan tentang Intiland Development Tbk.

Intiland Development Tbk. adalah salah satu emiten properti yang cukup diminati oleh para investor. Perusahaan ini tercatat memiliki portofolio properti yang luas dan berbagai proyek pengembangan yang sedang berjalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *