21 April 2026
AA1YrRe1.jpg

Penjelasan Gojek Mengenai Kesulitan Mendapatkan Driver Ojol

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memberikan penjelasan terkait keluhan warganet mengenai kesulitan mendapatkan driver ojek online (ojol) di berbagai wilayah, khususnya Jakarta. Keluhan ini mencakup kesulitan dalam mendapatkan pengemudi baik untuk layanan transportasi maupun pesanan makanan.

Bambang Adi Wirawan, Head of Driver Operations Gojek, menjelaskan bahwa pada akhir Ramadan dan menjelang libur Hari Raya Idulfitri, terjadi perubahan pola pemesanan yang signifikan. Terutama di kawasan bisnis di pusat Jakarta, terjadi lonjakan permintaan pada jam-jam sibuk. Jam sibuk tersebut dimulai lebih awal dibandingkan hari biasa, yaitu sejak pukul 15.30 WIB dan mencapai puncaknya pada pukul 16.00–18.00 WIB.

Selain itu, Bambang menyebutkan bahwa sebagian besar mitra driver Gojek, khususnya di kota-kota besar, ada yang pulang kampung atau mudik dan memilih menghabiskan waktu bersama keluarga. Data internal Gojek tahun 2025 menunjukkan bahwa para mitra driver biasanya kembali beraktivitas secara bertahap pada minggu pertama hingga kedua setelah Hari Raya Idulfitri, seiring dengan normalnya kembali aktivitas masyarakat usai masa libur.

Faktor eksternal seperti cuaca hujan juga turut memengaruhi ketersediaan mitra driver. Genangan air di beberapa titik serta kepadatan lalu lintas menyebabkan kesulitan bagi driver dalam menjalankan tugasnya. Akibatnya, pesanan pelanggan seringkali membutuhkan waktu tambahan agar dapat diterima oleh mitra.

Langkah Antisipasi dari Gojek

Untuk menghadapi situasi ini, Bambang mengimbau pengguna agar mengalokasikan waktu lebih dalam melakukan pemesanan maupun merencanakan perjalanan. Dari sisi mitra driver, Gojek akan menerapkan skema tarif khusus selama periode libur Hari Raya Idulfitri guna meningkatkan peluang pendapatan mitra. Selain itu, perusahaan juga akan memberikan insentif atau bonus pendapatan tambahan bagi mitra driver yang berhasil menyelesaikan jumlah order tertentu.

Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap mitra driver yang tetap memilih melayani masyarakat selama periode libur. Gojek berkomitmen untuk memastikan kemudahan dan kenyamanan pengguna saat menggunakan layanan mereka, sekaligus menawarkan ekosistem yang memberikan kesempatan bagi mitra driver mendapatkan penghasilan yang berkelanjutan.

Keluhan Warganet di Media Sosial

Sebelumnya, warganet ramai mengeluhkan kesulitan mendapatkan driver ojol di media sosial. Beberapa komentar menunjukkan ketidakpuasan terhadap kondisi yang terjadi:

  • “Jakarta lagi krisis ojol kah? Udah berapa minggu ini pesen Gofood, Gojek, instan susah bgt dapet driver.”
  • “Mots.. pada ngerasa gak si cari driver ojol tuh susah banget sekarang? Padahal argo nya naik loh.. sekali nya dapet driver bisa tiba-tiba cancel. Padahal bukan juga yang layanan Hemat.”
  • “INDONESIA LAGI KRISIS OJOL! Driver & kurir udah mulai muak dan kompak berontak. Gelombang customer ngeluh dan ngamuk meningkat. Beberapa malah konflik antara ojol dan customer. Aplikator ga bisa diam terus-terusan. Sebuah pengingat kalau kita memang saling membutuhkan.”

Keluhan-keluhan ini menunjukkan bahwa masalah yang dialami oleh pengguna ojol tidak hanya terbatas pada ketersediaan driver, tetapi juga dampak dari perubahan pola pemesanan dan faktor eksternal lainnya. Gojek berharap langkah-langkah yang diambil dapat membantu mengurangi kesulitan yang dirasakan oleh pengguna dan mitra driver.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *