19 April 2026
AA1WyBAe.jpg



PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) atau Emtek terlihat memperluas kepemilikan sahamnya di PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA). Dalam transaksi terbaru, perusahaan mengakuisisi 2,68 miliar lembar saham SCMA yang sebelumnya dimiliki oleh anak usahanya.

Berdasarkan data perubahan kepemilikan saham di atas 5% Bursa Efek Indonesia (BEI), diketahui bahwa EMTK kini memiliki sebanyak 54,75 miliar saham SCMA. Peningkatan ini terjadi setelah dua kali transaksi pembelian pada tanggal 10 dan 11 Februari 2026. Total jumlah saham yang dibeli mencapai 2,68 miliar lembar.

Transaksi pertama dilakukan dengan pembelian sebanyak 351,13 juta lembar saham dengan harga Rp258 per saham. Sementara itu, transaksi kedua melibatkan pembelian sebanyak 2,33 miliar saham dengan harga Rp284 per lembar. Dengan total pembelian tersebut, diperkirakan EMTK menghabiskan dana sebesar Rp752,66 miliar untuk memperoleh saham SCMA.

Dalam keterbukaan informasi, disebutkan bahwa tujuan dari transaksi ini adalah sebagai bentuk investasi. Setelah transaksi selesai, EMTK kini memiliki 54,75 miliar lembar saham SCMA, yang setara dengan 74,02%. Angka ini meningkat dibandingkan sebelumnya, yaitu 52,06 miliar lembar atau 70,39%.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Desember 2025, EMTK saat itu masih memiliki 52,06 miliar lembar saham SCMA (70,39%). Hal ini menunjukkan posisi sebelum transaksi pembelian terjadi.

Di lantai bursa, harga saham SCMA pada perdagangan hari ini, Rabu (18/2/2026), dibuka pada level Rp312 per lembar. Sebelumnya, pada pekan lalu, saham ini ditutup pada harga Rp306 per lembar. Selama perdagangan hari ini, saham SCMA bergerak dalam kisaran Rp306—Rp318, dan akhirnya berada di level Rp318 per lembar pada pukul 11.59 WIB.

Dengan harga Rp318 per lembar, pergerakan harga saham SCMA sejak awal tahun (year-to-date/YtD) 2026 tercatat melemah sebesar 28 poin atau -8,09%. Namun, dalam 6 bulan terakhir, harga saham telah meningkat sebesar 34 poin atau naik 11,97%. Saat ini, kapitalisasi pasar SCMA mencapai Rp23,62 triliun.

Beberapa faktor yang mungkin memengaruhi pergerakan harga saham SCMA termasuk performa perusahaan, kondisi pasar modal, serta kebijakan pemerintah. Investor harus tetap memantau perkembangan terkini dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Perlu diingat bahwa berita ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Perusahaan tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *