19 April 2026
AA1WygYz.jpg



Pada hari Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.07 WIB, harga saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengalami kenaikan signifikan sebesar 6,16% menjadi Rp 7.750 per saham. Kenaikan ini terjadi setelah EMAS resmi melakukan first gold pour atau penuangan emas perdana di Tambang Emas Pani, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada 14 Februari 2026.

Proses Produksi yang Lebih Cepat dari Target

Tahap first gold pour yang berlangsung pada pertengahan kuartal I-2026 lebih awal dari target sebelumnya yang diperkirakan akan tercapai pada akhir kuartal I-2026. Proses ini menandai dimulainya tahap produksi emas komersial Tambang Emas Pani. Hasil dari first gold pour adalah dore bullion, yang merupakan hasil dari proses heap leach dilanjutkan dengan pemulihan emas melalui fasilitas Adsorption, Desorption and Recovery (ADR).

Pencapaian ini menjadi langkah penting bagi EMAS setelah menyelesaikan seluruh tahapan pengembangan sejak akuisisi aset pada tahun 2020. Fase awal operasi Tambang Emas Pani menggunakan metode heap leach dengan target produksi sekitar 110.000–115.000 ounces emas pada tahun pertama operasi. Angka ini lebih tinggi dari target awal sebesar 80.000 ounces emas untuk tahun 2026.

Potensi Produksi yang Besar

Tambang Emas Pani dikelola sebagai tambang terbuka (open pit) dengan cadangan bijih (Ore Reserve) sekitar 4,8 juta ounces emas dan perkiraan sumber daya mineral (Mineral Resource Estimate) lebih dari 7 juta ounces emas. Hal ini menjadikannya salah satu tambang emas primer paling prospektif di Indonesia.

Seiring dimulainya produksi heap leach, EMAS telah memulai tahap konstruksi Carbon-In-leach (CIL) dengan pekerjaan earthwork yang sudah berjalan sejak awal 2026. Ini lebih cepat dari ekspektasi sebelumnya yang direncanakan pada 2027. Fasilitas CIL dengan kapasitas 12 juta ton bijih per tahun kini ditargetkan rampung pada 2028, dibandingkan rencana awal yakni tahap pertama 7 juta ton pada 2029 dan ekspansi 5 juta ton menjadi 12 juta ton pada 2032.

Dengan percepatan ini, EMAS menargetkan potensi produksi sekitar 500.000 ounces emas per tahun dapat dicapai pada 2029, lebih cepat dari proyeksi sebelumnya pada 2032.

Tanggapan dari Pemimpin Perusahaan

Presiden Direktur EMAS, Boyke Poerbaya Abidin menyampaikan bahwa first gold pour di Tambang Emas Pani merupakan pencapaian strategis bagi EMAS dan Grup Merdeka. Dia juga menyebut first gold pour sebagai milestone penting yang menandai keberhasilan EMAS bertransisi dari tahap pengembangan proyek menuju operasi emas komersial.

“Kami mencapai pencapaian ini lebih cepat dari jadwal yang sebelumnya kami sampaikan kepada publik, mencerminkan disiplin eksekusi proyek dan kesiapan operasional yang solid,” ujar Boyke dalam siaran pers.

Dukungan dari Pemerintah Daerah

Sementara itu, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail yang hadir saat prosesi first gold pour menyatakan keyakinannya akan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo dengan adanya industri pertambangan. “Saya optimis dengan adanya industri pertambangan, pertumbuhan ekonomi provinsi bisa mencapai 6% lebih asal dikelola dengan baik,” kata dia.

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Gorontalo mencapai 5,71%. Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, harapannya angka kemiskinan di provinsi tersebut juga akan turun.

Persiapan Menuju Produksi Komersial

Menjelang fase produksi, Tambang Emas Pani telah menyelesaikan seluruh tahapan pengembangan dan commissioning utama, termasuk penambangan awal, fasilitas Ore Preparation Plant (OPP), heap leach, serta fasilitas Adsorption, Desorption and Recovery (ADR), sehingga siap memasuki tahap produksi emas komersial secara penuh.

Boyke menambahkan bahwa selain memperkuat portofolio emas Grup Merdeka, Tambang Emas Pani juga memberikan kontribusi nyata bagi produksi emas Indonesia serta pembangunan ekonomi Gorontalo melalui penciptaan lapangan kerja dan program pemberdayaan masyarakat.

“Seluruh kegiatan operasi kami dijalankan mengedepankan prinsip-prinsip Good Mining Practices (GMP) serta standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang tinggi,” tutup Boyke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *