19 April 2026
IMG-20231014-WA0008.jpg

Peresmian Desa Siaga Bencana di Desa Perkebunan Bukit Lawang

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara resmi meresmikan Desa Siaga Bencana di Desa Perkebunan Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Acara peresmian dilakukan bersamaan dengan penyerahan bantuan program Desa Siaga Bencana di Kantor Desa Perkebunan Bukit Lawang, pada Jumat (13/2/2026).

General Manager PT PLN UID Sumatera Utara yang diwakili oleh Manager UP3 PLN Binjai, Muhammad Isra, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung mitigasi risiko bencana melalui program PLN Peduli.

“Program ini adalah bagian dari PLN Peduli, sebagai bentuk komitmen PLN untuk berkontribusi dalam mitigasi risiko bencana. Nantinya juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan pemahaman masyarakat terkait edukasi yang diberikan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan program Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumatera Utara bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitulmaal Muamalat (BMM) Sumatera Utara serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Komandan Kompi BPBD Provinsi Sumatera Utara, Daniel Dachi, menjelaskan sejumlah tahapan yang telah dilakukan sebelum peresmian Desa Siaga Bencana. Ia menyebutkan, kelompok Desa Siaga Bencana telah dibekali pelatihan kebencanaan, pemetaan jalur evakuasi, serta pemetaan kawasan rawan sebagai upaya penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Selain itu, sebanyak 50 warga Desa Perkebunan Bukit Lawang telah mengikuti pelatihan penanggulangan bencana. BPBD juga membentuk Komunitas Desa Siaga Bencana. “Akhir Desember lalu kita sudah melaksanakan pelatihan mulai dari P3K, pembentukan dapur umum hingga water rescue,” jelas Daniel.

Kegiatan peresmian juga dirangkaikan dengan serah terima alat bantuan tanggap darurat sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Camat Bahorok, Robby Deritawa Sitepu, mengapresiasi inisiatif PLN dalam menghadirkan program tersebut. Menurutnya, program ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara masyarakat desa, pemerintah daerah, dan PLN.

“Saya berharap program ini bisa berkelanjutan dan Desa ini bisa menjadi basis bagi desa lainnya untuk belajar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Laznas BMM Sumatera Utara, Budi Syahputra, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN.

“Kami sebagai mitra pelaksana program TJSL ditunjuk untuk menjadi mitra PLN dalam menginisiasi program-program yang berdampak dan berkelanjutan. Menyikapi kebencanaan yang terjadi di Sumut, kita mencoba menginisiasi komunitas yang memiliki bekal tanggap kebencanaan. Kita berharap ini bisa diduplikasi di banyak titik,” ujarnya.

Program Desa Siaga Bencana diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana sekaligus menjadi model penguatan kapasitas masyarakat berbasis kolaborasi multipihak di Sumatera Utara.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *