Kinerja Keuangan PT Berkah Prima Perkasa Tbk. (BLUE) pada Tahun 2025
PT Berkah Prima Perkasa Tbk. (BLUE), sebuah perusahaan produsen dan distributor percetakan, mencatatkan koreksi pada laba bersihnya sepanjang tahun 2025. Hal ini sejalan dengan penurunan pendapatan yang dialami perseroan.
Dalam laporan keuangan yang telah diaudit, BLUE berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp141,126 miliar pada tahun 2025. Angka ini mengalami penurunan sebesar 11,92% secara year on year (YoY) dibandingkan pendapatan sebesar Rp160,22 miliar pada periode 2024.
Pendapatan dari segmen perdagangan mengalami penurunan sebesar 11,94% YoY, turun dari Rp157,97 miliar menjadi Rp139,11 miliar. Sementara itu, pendapatan dari segmen jasa juga turun sebesar 11,16% YoY, bergerak dari Rp2,36 miliar menjadi Rp2,09 miliar. Selain itu, retur penjualan BLUE pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp77,36 juta, yang merupakan penurunan sebesar 29,14% YoY dibandingkan Rp109,18 juta pada tahun 2024.
Di sisi lain, beban pokok pendapatan BLUE juga mengalami penurunan sebesar 12,46% YoY, turun dari Rp105,87 miliar menjadi Rp92,68 miliar. Rinciannya, saldo awal tahun periode 2025 sebesar Rp27,13 miliar, naik 13,29% YoY dari Rp23,95 miliar. Komponen pembelian bahan baku turun sebesar 9,81% YoY, dari Rp106,10 miliar menjadi Rp95,69 miliar. Beban lainnya juga mengalami penurunan sebesar 25,66% YoY, dari Rp2,95 miliar menjadi Rp2,19 miliar.
Jumlah persediaan tersedia untuk dijual pada periode 2025 mencapai Rp125,02 miliar, turun 6% YoY dari Rp133,00 miliar. Sedangkan, saldo akhir tahun tercatat sebesar Rp32,33 miliar, naik 19,20% YoY dari Rp27,13 miliar.
Sebagai hasilnya, laba bruto perseroan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp48,44 miliar. Angka ini turun 10,85% YoY dibandingkan laba bruto tahun 2024 sebesar Rp54,34 miliar.
Dari sisi bottom line, laba tahun berjalan BLUE pada tahun 2025 mencapai Rp14,49 miliar, turun 11,52% YoY dibandingkan Rp16,38 miliar pada tahun 2024.
Dengan jumlah rata-rata tertimbang saham (dasar) beredar sebanyak 418 juta, laba neto per saham dasar BLUE sepanjang tahun buku 2025 mencapai Rp34,67, turun 11,51% YoY dibandingkan Rp39,18 pada tahun buku 2024.
Performa Saham BLUE di Pasar Modal
Menilik kinerjanya di lantai bursa, harga saham BLUE terkoreksi sebesar 5,51% ke Rp6.452 pada penutupan perdagangan Jumat (13/2/2026). Meskipun demikian, level harga tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 117,06% secara year to date (YtD).
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Dewa News tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.