Penyaluran Bantuan Sosial Reguler Tahap I Tahun 2026
Menjelang pertengahan Februari 2026, pemerintah telah menyiapkan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler tahap I untuk akumulasi bulan Januari-Maret. Bansos tahap pertama ini diperkirakan akan menyasar sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Berikut beberapa bansos yang diperkirakan cair mulai 13 Februari 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program bantuan bersyarat bagi keluarga miskin yang terdata dalam DTKS/DTSEN. PKH ditujukan kepada anggota keluarga dengan status berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000/tahap
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000/tahap
- Anak SD: Rp225.000/tahap
- Anak SMP: Rp375.000/tahap
- Anak SMA: Rp500.000/tahap
- Lansia (>60 tahun): Rp600.000/tahap
- Penyandang disabilitas: Rp600.000/tahap
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000/tahap
Tahapan pencairan bansos ini biasanya dilakukan secara triwulanan atau akumulasi per 3 bulan. Dana ini nantinya akan dicairkan melalui rekening bank penerima ataupun Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS).
2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
BPNT atau disebut juga program sembako merupakan bansos dalam bentuk saldo yang dapat ditukarkan menjadi bahan pangan. Bantuan ini menyasar kelompok keluarga miskin yang termasuk dalam desil 1-4 yang terdata dalam DTKS/DTSEN.
BPNT dicairkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan total Rp600.000 yang merupakan hasil akumulasi dari 3 bulan pencairan, misalnya Januari-Februari 2026.
3. Stimulus Ramadan
Bantuan ini diberikan kepada para penerima program PKH dan BPNT berupa bantuan 20 kg beras dan 2 liter minyak goreng. Paket stimulus ini dikoordinasikan via Perum Bulog-Pos, yang mulai disalurkan pada pekan kedua Februari 2026 untuk meringankan beban pengeluaran keluarga prasejahtera selama bulan Ramadan.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Berikut langkah-langkah untuk mengetahui apakah seseorang terdaftar sebagai penerima bansos:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos.
- Pilih data wilayah berupa provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai yang terdata di KTP.
- Masukkan nama lengkap penerima sesuai Kartu Keluarga (KK).
- Isi verifikasi captcha.
- Klik Cari Data.
Para KPM diharapkan dapat proaktif mengecek secara rutin status penerima dan pencairan dari bansos-bansos tersebut. Selalu pantau informasi resmi dari media terpercaya atau langsung cek pada situs dan aplikasi resmi oleh Kementerian Sosial.