23 April 2026
AA1WfyEt.jpg

Penyaluran Bantuan Sosial Reguler Tahap I Tahun 2026

Menjelang pertengahan Februari 2026, pemerintah telah menyiapkan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler tahap I untuk akumulasi bulan Januari-Maret. Bansos tahap pertama ini diperkirakan akan menyasar sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Berikut beberapa bansos yang diperkirakan cair mulai 13 Februari 2026:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program bantuan bersyarat bagi keluarga miskin yang terdata dalam DTKS/DTSEN. PKH ditujukan kepada anggota keluarga dengan status berikut:

  • Ibu hamil/nifas: Rp750.000/tahap
  • Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000/tahap
  • Anak SD: Rp225.000/tahap
  • Anak SMP: Rp375.000/tahap
  • Anak SMA: Rp500.000/tahap
  • Lansia (>60 tahun): Rp600.000/tahap
  • Penyandang disabilitas: Rp600.000/tahap
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000/tahap

Tahapan pencairan bansos ini biasanya dilakukan secara triwulanan atau akumulasi per 3 bulan. Dana ini nantinya akan dicairkan melalui rekening bank penerima ataupun Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS).

2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

BPNT atau disebut juga program sembako merupakan bansos dalam bentuk saldo yang dapat ditukarkan menjadi bahan pangan. Bantuan ini menyasar kelompok keluarga miskin yang termasuk dalam desil 1-4 yang terdata dalam DTKS/DTSEN.

BPNT dicairkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan total Rp600.000 yang merupakan hasil akumulasi dari 3 bulan pencairan, misalnya Januari-Februari 2026.

3. Stimulus Ramadan

Bantuan ini diberikan kepada para penerima program PKH dan BPNT berupa bantuan 20 kg beras dan 2 liter minyak goreng. Paket stimulus ini dikoordinasikan via Perum Bulog-Pos, yang mulai disalurkan pada pekan kedua Februari 2026 untuk meringankan beban pengeluaran keluarga prasejahtera selama bulan Ramadan.

Cara Cek Status Penerima Bansos

Berikut langkah-langkah untuk mengetahui apakah seseorang terdaftar sebagai penerima bansos:

  1. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos.
  2. Pilih data wilayah berupa provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai yang terdata di KTP.
  3. Masukkan nama lengkap penerima sesuai Kartu Keluarga (KK).
  4. Isi verifikasi captcha.
  5. Klik Cari Data.

Para KPM diharapkan dapat proaktif mengecek secara rutin status penerima dan pencairan dari bansos-bansos tersebut. Selalu pantau informasi resmi dari media terpercaya atau langsung cek pada situs dan aplikasi resmi oleh Kementerian Sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *