22 April 2026
AA1WcXZx.jpg

Strategi Jetour untuk Meningkatkan Penjualan pada 2026

PT Jetour Sales Indonesia, sebuah merek otomotif asal Tiongkok, telah merancang berbagai strategi untuk meningkatkan penjualan mobilnya di tahun 2026. Salah satu fokus utama perusahaan adalah memperkuat segmen SUV dengan mengandalkan model Jetour T2 sebagai tulang punggung penjualan.

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menjelaskan bahwa respons konsumen terhadap Jetour T2 sejak diluncurkan menunjukkan antusiasme yang sangat positif. Ia percaya bahwa kehadiran model ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan Jetour dan memperkuat eksistensi merek tersebut di pasar SUV.

Selain itu, perseroan masih mempertahankan harga promo untuk model Jetour T2 yang dibanderol Rp568 juta on the road (OTR) Jabodetabek selama ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Spesifikasi Teknis Jetour T2

Dari segi spesifikasi, Jetour T2 ditenagai mesin bensin 2.0 TGDI yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 245 PS dan torsi 375 Nm. SUV ini juga dilengkapi sistem X-WD Intelligent 4WD dengan enam mode berkendara, yaitu Eco, Standard, Rock, Sand, Snow, dan Sport.

Dalam hal dimensi, Jetour T2 memiliki panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, dan tinggi 1.880 mm, dengan jarak sumbu roda 2.800 mm. Hal ini menegaskan karakter SUV bongsor yang berorientasi pada performa dan utilitas.

Model Lain yang Diperkenalkan

Selain Jetour T2, pabrikan tersebut juga membawa dua model lainnya, yaitu Jetour Dashing dan Jetour X70 Plus, untuk mengisi segmen SUV keluarga. Jetour Dashing mengusung pendekatan desain modern, sementara Jetour X70 Plus tampil dengan proporsi bodi yang lebih besar dan nuansa premium.

Secara harga, Jetour Dashing dipasarkan mulai dari Rp379,8 juta, sedangkan Jetour X70 Plus dibanderol mulai dari Rp389,8 juta OTR Jabodetabek.

Produksi Lokal dan Kinerja Pasar

Sejak November 2024, Jetour telah merakit kendaraan secara lokal di pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Bekasi, Jawa Barat. Hal ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan industri otomotif di Indonesia.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi wholesales Jetour tercatat sebanyak 185 unit pada Januari 2026. Sementara itu, penjualan ritelnya tercatat sebanyak 144 unit. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat bagi merek asal Tiongkok ini di pasar otomotif Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *