Jepang Juara Kejuaraan Asia Beregu (BATC) 2026
Final Kejuaraan Asia Beregu (BATC) 2026 menempatkan Jepang sebagai juara setelah berhasil mengalahkan tuan rumah China dengan skor 3-0. Pertandingan berlangsung pada Minggu (8/2/2026), dan menjadi momen penting bagi tim putra Jepang yang berhasil meraih gelar pertama mereka dalam sejarah turnamen ini.
Jepang mengikuti jejak tim putri Korea Selatan di BATC 2026 yang baru saja menyegel gelar juara pertama mereka dalam sejarah turnamen beregu kontinental ini. Kedua negara tersebut sama-sama belum pernah merasakan naik podium tertinggi di BATC sejak turnamen ini dihelat pada tahun 2016 lalu. Setelah 10 tahun, Jepang dan Korea berhasil mengukir kisah indah dengan menjadi jawara di BATC untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Sejarah Manis Jepang
Di nomor putra, Jepang menurunkan pemain pelapisnya yang belum masuk dalam lingkaran elite dunia. Tak ada nama Kodai Naraoka yang menjadi andalan mereka di sektor tunggal putra, tetapi Jepang tetap tampil mempesona dengan skuad pelapisnya. Meskipun memiliki Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi, Jepang tidak memasukkan mereka dalam line-up final melawan China.
Namun, tiga unggulan di nomor tunggal dan ganda putra Jepang mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Yushi Tanaka, sebagai tunggal pertama, berhasil mengalahkan Hu Zhe An dua gim langsung. Kemenangan pertama Yushi dilanjutkan dengan ciamik oleh ganda Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi. Mereka sukses menambah poin keunggulan Jepang setelah mengalahkan ganda andalan China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu.
Meladeni pasangan veteran China, Kumagai/Hiroki mampu mengantongi hasil manis lewat duel alot hingga 3 gim. Kemenangan dipastikan lewat Koki Watanabe yang sukses membekuk Zhu Xuan Chen lewat rubber game. Hanya butuh tiga partai saja bagi Jepang untuk memastikan gelar pertama mereka di BATC.
Seolah, hasil dari tim putra Jepang menjadi pelipur lara gegara tim putri mereka menelan pil pahit dengan tersisih di babak 8 besar.

China Gagal Kawinkan Gelar
Sejarah Jepang dan Korea membuat China gigit jari di kandang sendiri. Bagaimana tidak, sebagai tuan rumah sejatinya China telah melaju jauh hingga ke final. Dukungan dari publik Qingdao membuat China berjuang demi menambah koleksi gelar. Walau bukan berambisi untuk lolos Thomas dan Uber karena mereka auto tembus selaku juara bertahan, adu gengsi terjaga.
Perjuangan China yang diharapkan berakhir manis, tapi berujung pelik ketika berjuang di final. Diperkuat beberapa pemain andalan, China gagal menambah koleksi emas di BATC. Tak berakhir mengawinkan gelar, tim putra dan putri China kompak menjadi runner-up.
Daftar Peraih Medali BATC 2026
Tim Putra
– Emas: Jepang
– Perak: China
– Perunggu: Indonesia
– Perunggu: Korea Selatan
Tim Putri
– Emas: Korea Selatan
– Perak: China
– Perunggu: Indonesia
– Perunggu: Taiwan